Jakarta, suarabersama.com – Pratikno kembali mendapat kepercayaan untuk menduduki posisi penting di pemerintahan. Setelah sebelumnya menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), kini Pratikno dipercaya Presiden Prabowo Subianto menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Pratikno dilantik bersama 25 anggota Wantimpres lainnya di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Pengangkatan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2026.
Penunjukan itu melanjutkan perjalanan panjang Pratikno di pemerintahan. Sebelumnya, ia menjabat Menko PMK sejak awal pemerintahan Prabowo pada 2024 hingga posisinya digantikan Sugiono dalam reshuffle kabinet.
Sebelum bergabung dengan pemerintahan Prabowo, Pratikno dikenal sebagai salah satu pejabat penting di era Presiden Joko Widodo. Ia menjabat Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) selama dua periode pemerintahan Jokowi, yakni 2014-2024.
Pratikno lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, pada 13 Februari 1962. Latar belakang pendidikannya berasal dari bidang ilmu politik. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di FISIP Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1985.
Pendidikan akademiknya kemudian berlanjut ke Birmingham University, Inggris, untuk meraih gelar master. Setelah itu, Pratikno menempuh pendidikan doktoral di Flinders University, Australia, dan menyelesaikannya pada 1996.
Karier akademiknya juga berkembang di UGM. Ia pernah menjabat Dekan FISIP UGM dan kemudian dipercaya sebagai Rektor UGM untuk periode 2012-2014. Pada 2008, Pratikno dikukuhkan sebagai profesor di bidang ilmu politik.
Namanya mulai semakin dikenal publik setelah terlibat dalam berbagai kegiatan kenegaraan dan kepemiluan. Ia pernah menjadi moderator debat calon presiden pada Pemilu 2009 serta terlibat dalam tim seleksi anggota KPU dan Bawaslu.
Setelah meninggalkan posisi rektor, Pratikno masuk pemerintahan dan dipercaya Jokowi menjadi Mensesneg. Selama satu dekade, ia berada di lingkaran pemerintahan dan ikut mendampingi berbagai agenda kepresidenan.
Pada pemerintahan Prabowo, Pratikno kemudian mendapat mandat sebagai Menko PMK. Setelah tidak lagi menduduki posisi tersebut, ia sempat menyatakan masih akan menjalankan tugas pemerintahan.
Kini, Pratikno memimpin Wantimpres bersama Wakil Ketua Hatta Rajasa dan Sekretaris merangkap anggota Muhammad Qodari. Usai pelantikan, Pratikno mengatakan akan mengoptimalkan pengalaman dan pengetahuan seluruh anggota untuk memberikan masukan serta pertimbangan kepada Presiden.
Dengan pengalaman panjang di dunia akademik dan pemerintahan, Pratikno kini menjalankan peran baru sebagai salah satu penasihat Presiden Prabowo. (kls)





Tanggapan
0Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama menulis.