TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Satwa dan Anggrek Papua di Pelabuhan Sorong

Bagikan
TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Satwa dan Anggrek Papua di Pelabuhan Sorong

Suarabersama — TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama instansi terkait menggagalkan dugaan penyelundupan satwa liar dan tumbuhan yang diduga dilindungi di atas kapal KM Sinabung yang bersandar di Pelabuhan Umum Pelindo, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (19/10/2026).

Operasi tersebut melibatkan Detasemen Intelijen (Denintel) dan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Kodaeral XIV, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat Daya Bidang KSDA Wilayah I Sorong, serta Polsek KP3 Laut.

Dalam pemeriksaan kapal, petugas mengamankan 21 ekor burung Nuri Hitam (Chalcopsitta atra), seekor burung Kasturi Kepala Hitam, dan enam batang Anggrek Macan Papua (Grammatophyllum scriptum). Temuan tersebut selanjutnya ditangani oleh instansi berwenang untuk pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut.

Pengungkapan ini menunjukkan pentingnya pengawasan terhadap jalur transportasi laut yang berpotensi dimanfaatkan untuk mengangkut satwa dan tumbuhan secara ilegal. Pemeriksaan terpadu menjadi salah satu langkah untuk mencegah perdagangan yang dapat mengancam kelestarian keanekaragaman hayati Papua.

Selain melakukan pengamanan, petugas juga mengedepankan edukasi kepada pihak yang membawa barang temuan mengenai pentingnya perlindungan satwa dan tumbuhan liar. Pendekatan tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat agar mematuhi ketentuan konservasi dan tidak terlibat dalam perdagangan ilegal.

Sinergi TNI AL dengan BBKSDA dan aparat kepolisian menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan di pelabuhan. Kolaborasi tersebut memungkinkan pertukaran informasi, pemeriksaan bersama, serta penanganan temuan sesuai kewenangan masing-masing instansi.(*)

Lebih banyak dari HANKAM

Tanggapan

0

Tulis tanggapan

Email tidak ditampilkan. Redaksi meninjau setiap tanggapan sebelum terbit.

Berapa 3 + 3?

Hitung jawaban ini agar tanggapan tidak dianggap spam.

Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama menulis.