TNI AD Siap Kerahkan Personel Percepat Pemadaman Karhutla, Pemerintah Perkuat Perlindungan Lingkungan

Bagikan
TNI AD Siap Kerahkan Personel Percepat Pemadaman Karhutla, Pemerintah Perkuat Perlindungan Lingkungan

Suarabersama– Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menegaskan kesiapannya mendukung pemerintah dalam mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di kawasan lahan gambut. Kesiapan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengendalikan kebakaran, melindungi lingkungan, dan mengurangi dampak asap terhadap masyarakat.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menyampaikan bahwa TNI AD akan mengerahkan personel dan kemampuan yang tersedia untuk membantu proses pemadaman. Jangkauan satuan TNI AD yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia menjadi modal penting dalam mendukung penanganan kebakaran di daerah terdampak.

Menurut Tandyo, dukungan tersebut akan disesuaikan dengan kapasitas yang dimiliki agar penanganan karhutla dapat berjalan efektif tanpa mengabaikan pelaksanaan tugas pokok TNI AD dalam menjaga pertahanan negara.

Keterlibatan TNI AD memperkuat upaya pemerintah dalam menghadapi karhutla yang tidak hanya mengancam kelestarian hutan, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan, transportasi, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat akibat kabut asap.

Sinergi antara TNI, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan instansi terkait menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan di lapangan. Melalui koordinasi dan pengerahan sumber daya secara terukur, pemerintah diharapkan mampu mengendalikan kebakaran sekaligus meminimalkan dampak terhadap masyarakat dan ekosistem.

Langkah tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana lingkungan serta menjaga kelestarian sumber daya alam Indonesia.

Lebih banyak dari HANKAM

Tanggapan

0

Tulis tanggapan

Email tidak ditampilkan. Redaksi meninjau setiap tanggapan sebelum terbit.

Berapa 9 + 5?

Hitung jawaban ini agar tanggapan tidak dianggap spam.

Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama menulis.