Puspenerbad Perkuat Pertahanan Wilayah, Skadron 41 Miliki Markas Baru di Berau

Bagikan
Puspenerbad Perkuat Pertahanan Wilayah, Skadron 41 Miliki Markas Baru di Berau
Foto: Kemenhub

Suarabersama.com – Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) memperoleh fasilitas baru bagi Skadron 41 Amur Nirbaya Yudha yang berlokasi di Bandar Udara Kalimarau, Berau, Kalimantan Timur. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat mendukung kesiapan operasional dan memperkuat pertahanan wilayah Indonesia.

Dilansir dari keterangan Penpuspenerbad, Kamis (22/10), penetapan fasilitas tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

Kesepakatan tersebut menjadi dasar penggunaan sementara dan penggunaan bersama Barang Milik Negara (BMN) di Bandar Udara Kalimarau, Berau. Kerja sama ini sekaligus mencerminkan koordinasi antarlembaga dalam mendukung kebutuhan penerbangan sipil maupun kepentingan pertahanan negara.

โ€œLangkah ini menjadi wujud nyata sinergitas yang kuat antarlembaga negara dalam mendukung kesiapan tugas operasi dan memperkokoh pertahanan wilayah Republik Indonesia,โ€ tulis keterangan Puspenerbad.

Berdasarkan keterangan Humas Kementerian Perhubungan, perjanjian BMN tersebut mencakup penggunaan sementara lahan seluas 50.600 meter persegi di BLU UPBU Kalimarau. Selain itu, landas pacu bandar udara akan digunakan bersama untuk menunjang kegiatan penerbangan sipil dan operasi pertahanan.

Penggunaan fasilitas tersebut tidak mengubah status kepemilikan aset yang tetap tercatat sebagai BMN Kementerian Perhubungan. Setiap pembangunan maupun pengembangan fasilitas juga wajib dikoordinasikan dan memperoleh persetujuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam pelaksanaannya, keselamatan dan keamanan penerbangan serta kelangsungan pelayanan penerbangan sipil tetap menjadi prioritas. Oleh karena itu, kegiatan operasional, pemanfaatan fasilitas bersama, hingga penyesuaian jam operasional bandar udara akan dikoordinasikan dengan BLU UPBU Kalimarau.

Koordinasi tersebut mempertimbangkan kesiapan fasilitas, ketersediaan personel, pelayanan lalu lintas penerbangan, serta kebutuhan pertahanan dan keamanan negara. Melalui kerja sama ini, pemanfaatan fasilitas bandar udara diharapkan dapat berjalan selaras dengan kepentingan penerbangan sipil dan penguatan pertahanan nasional. ANNA

Lebih banyak dari HANKAM

Tanggapan

0

Tulis tanggapan

Email tidak ditampilkan. Redaksi meninjau setiap tanggapan sebelum terbit.

Berapa 7 + 8?

Hitung jawaban ini agar tanggapan tidak dianggap spam.

Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama menulis.