Suarabersama – TNI Angkatan Laut terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan prajurit melalui latihan taktis yang melibatkan dua kapal perang Republik Indonesia (KRI) di Laut Jawa. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kemampuan personel dan unsur kapal dalam mendukung pelaksanaan tugas pengamanan wilayah perairan Indonesia.
Latihan yang berlangsung pada Kamis (22/10/2026) tersebut melibatkan KRI Tarakan-905 dan KRI Teluk Banten-516 dari jajaran Komando Armada II. Kedua kapal tersebut menjalankan tugas bawah kendali operasi Gugus Keamanan Laut Komando Armada III.
Dalam latihan tingkat L-3 tersebut, prajurit melaksanakan sejumlah materi, antara lain komunikasi menggunakan isyarat bendera, penyampaian pesan melalui isyarat cahaya, pembekalan logistik di laut, serta manuver taktis antarkapal secara terkoordinasi.
Rangkaian latihan dirancang untuk meningkatkan ketepatan komunikasi, kemampuan navigasi, dan koordinasi antarunsur dalam menghadapi berbagai situasi operasi. Kemampuan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap kapal dapat menjalankan tugas secara disiplin dan sesuai prosedur.
Panglima Komando Armada II, Laksamana Muda TNI I Gung Putu Alit Jaya, menegaskan bahwa latihan merupakan upaya untuk meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, dan kemampuan operasional prajurit dalam menjaga keamanan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Melalui latihan yang terencana dan berkelanjutan, TNI AL terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kesiapan material pertahanan. Upaya ini diharapkan mendukung pelaksanaan tugas secara efektif sekaligus memperkuat kehadiran TNI AL di wilayah perairan strategis nasional.(*)





Tanggapan
0Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama menulis.