Kemenag Sulut Perkuat Moderasi Beragama Personel Polda untuk Cegah Radikalisme

Bagikan
Kemenag Sulut Perkuat Moderasi Beragama Personel Polda untuk Cegah Radikalisme
Foto: Antara

Suarabersama.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Utara, Ulyas Taha, memperkuat pemahaman moderasi beragama bagi personel Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pencegahan radikalisme serta intoleransi di lingkungan Polri sepanjang 2026.

“Hal ini dilakukan sebagai upaya pembinaan dan pencegahan radikalisme serta intoleransi bagi personel Polda Sulawesi Utara di 2026,” kata Ulyas di Manado, Selasa.

Menurut Ulyas, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran personel Polri dalam mencegah berkembangnya paham radikal serta sikap intoleran di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya membangun cara pandang keagamaan yang seimbang, menghargai perbedaan, dan mengedepankan sikap saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Ulyas menjelaskan, moderasi beragama merupakan salah satu pendekatan penting untuk menjaga kerukunan dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Pemahaman agama perlu diwujudkan melalui perilaku yang damai, adil, toleran, serta menghormati hak setiap orang dalam menjalankan keyakinannya.

“Moderasi beragama bukan berarti mengurangi keyakinan terhadap agama yang dianut, melainkan mengajak kita untuk menjalankan ajaran agama secara bijaksana, menghormati perbedaan, serta membangun kehidupan bersama yang damai. Perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk menyebarkan kebencian, melakukan diskriminasi, atau memecah belah persatuan,” kata Ulyas Taha.

Ia juga menegaskan bahwa pencegahan radikalisme dan intoleransi membutuhkan komitmen bersama melalui penguatan literasi keagamaan, dialog lintas agama, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, aparatur negara, termasuk personel Polri, memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan sekaligus merawat keharmonisan sosial. Karena itu, penguatan moderasi beragama di lingkungan kepolisian diharapkan dapat mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang aman dan saling menghormati.

Melalui kegiatan tersebut, Kanwil Kemenag Sulawesi Utara berharap sinergi dengan Polda Sulut semakin kuat dalam meningkatkan kesadaran moderasi beragama, menjaga toleransi, dan mencegah penyebaran paham yang berpotensi mengganggu kerukunan masyarakat.

Kolaborasi lintas institusi ini diharapkan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Sulawesi Utara yang aman, rukun, dan damai dalam keberagaman. ANNA

Lebih banyak dari IDEOLOGI

Tanggapan

0

Tulis tanggapan

Email tidak ditampilkan. Redaksi meninjau setiap tanggapan sebelum terbit.

Berapa 5 + 6?

Hitung jawaban ini agar tanggapan tidak dianggap spam.

Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama menulis.