SAH Apresiasi Kebijakan Ekonomi Prabowo yang Dorong Pemerataan Pembangunan Daerah

Bagikan
SAH Apresiasi Kebijakan Ekonomi Prabowo yang Dorong Pemerataan Pembangunan Daerah
Foto: Istimewa

Suarabersama.com – Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, M.M. (SAH), menyampaikan apresiasi terhadap arah kebijakan ekonomi nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, kebijakan pembangunan saat ini semakin menitikberatkan pada pemerataan dan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi hingga ke berbagai daerah.

SAH berpandangan bahwa keberhasilan ekonomi tidak cukup dilihat dari angka pertumbuhan nasional. Lebih dari itu, pembangunan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Pemerataan investasi, penguatan sektor produktif, pembukaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dinilai perlu menjadi prioritas pembangunan.

Ia turut menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 sebesar 5,29 persen secara tahunan (year-on-year) sebagai indikator positif. Angka tersebut mencerminkan aktivitas perekonomian nasional yang tetap terjaga di tengah ketidakpastian dan dinamika ekonomi global.

Selain pertumbuhan ekonomi, SAH menyoroti realisasi investasi semester I 2026 yang mencapai Rp1.010,6 triliun. Dari jumlah tersebut, investasi di luar Pulau Jawa tercatat sebesar Rp507,8 triliun atau setara 50,2 persen dari total investasi nasional.

“Ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi Indonesia semakin memberikan ruang bagi daerah untuk tumbuh. Kita tidak ingin pertumbuhan hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu, tetapi harus mampu menggerakkan seluruh potensi ekonomi dari Sumatera hingga Papua,” ujar SAH.

Menurutnya, pemerataan ekonomi menjadi salah satu semangat yang perlu diwujudkan dalam kepemimpinan Presiden Prabowo. Pembangunan diharapkan dapat memberikan kesempatan yang setara bagi masyarakat perkotaan maupun pedesaan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan.

SAH juga menyebut sejumlah program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, penguatan UMKM, hilirisasi industri, dan pembangunan infrastruktur, berpotensi memperluas kegiatan ekonomi masyarakat.

Ia menilai berbagai program tersebut tidak hanya berkaitan dengan bantuan sosial maupun pembangunan fisik. Pelaksanaannya juga berpeluang membentuk ekosistem ekonomi baru, membuka lapangan kerja, memperkuat rantai pasok, serta meningkatkan perputaran uang di daerah.

Khusus di Provinsi Jambi, SAH berharap kebijakan pemerataan ekonomi nasional dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi daerah. Sejumlah sektor yang dinilai memiliki peluang untuk diperkuat antara lain pertanian, perkebunan, perdagangan, UMKM, dan industri pengolahan.

“Jambi memiliki potensi ekonomi yang besar. Tinggal bagaimana potensi tersebut diperkuat melalui investasi, hilirisasi, akses pembiayaan, peningkatan produktivitas, dan pembangunan infrastruktur. Dengan begitu, masyarakat daerah tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.

Sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, SAH menyatakan bahwa kader Gerindra memiliki tanggung jawab untuk mendukung sekaligus mengawal kebijakan Presiden Prabowo agar implementasinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap pertumbuhan ekonomi nasional dapat terus dipertahankan melalui stabilitas ekonomi, penguatan daya beli masyarakat, peningkatan investasi, serta perluasan kesempatan usaha secara merata.

“Keberhasilan pembangunan bukan sekadar angka statistik. Ukurannya adalah ketika petani semakin sejahtera, UMKM berkembang, lapangan kerja semakin terbuka, desa menjadi produktif, dan kesenjangan antarwilayah semakin berkurang. Inilah esensi pemerataan ekonomi yang terus kita harapkan terwujud di era Presiden Prabowo Subianto,” tutupnya. ANNA

Lebih banyak dari EKONOMI

Tanggapan

0

Tulis tanggapan

Email tidak ditampilkan. Redaksi meninjau setiap tanggapan sebelum terbit.

Berapa 2 + 4?

Hitung jawaban ini agar tanggapan tidak dianggap spam.

Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama menulis.