Ekonomi Kreatif Diproyeksikan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Ekonomi Kreatif Diproyeksikan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Suarabersama — Pemerintah terus mendorong penguatan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf) Irene Umar menyebut ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi “tambang baru” Indonesia.

 

Hal tersebut disampaikan Irene dalam sesi Creative Biztalk pada gelaran Petranesian Business and Education Fair di Galaxy Mall 2, Surabaya, Minggu (20/9/2026). Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan intelektual dan paten yang potensinya dapat dikembangkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

 

Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif juga memiliki Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) yang mencakup 21 subsektor. Kebijakan tersebut menjadi salah satu landasan dalam mengoptimalkan potensi kreativitas dan kekayaan intelektual nasional.

 

Irene menegaskan bahwa salah satu fokus pemerintah adalah membuka ruang yang lebih luas bagi pelaku kreatif untuk menampilkan karya sekaligus mempertemukan mereka dengan pasar. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kreativitas, industri, dan peluang ekonomi.

 

Pengembangan ekonomi kreatif juga diarahkan agar tidak berhenti pada nilai estetika suatu karya. Kreativitas diharapkan mampu menghasilkan nilai tambah serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

 

Langkah pemerintah tersebut menunjukkan perhatian terhadap pengembangan potensi ekonomi berbasis kreativitas dan kekayaan intelektual. Dengan dukungan ekosistem yang tepat, sektor ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu bagian dari upaya memperluas sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 4 =