Suarabersama — TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan helikopter H225M Caracal untuk melaksanakan patroli udara dalam rangka memantau perkembangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.
Patroli tersebut dilaksanakan Satgas Udara Karhutla Riau secara rutin sebagai bagian dari upaya mendeteksi potensi kebakaran sejak dini. Pada Senin (21/9/2026), helikopter yang diawaki Kapten Pnb Anter lepas landas dari Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, untuk menyisir sejumlah wilayah yang menjadi perhatian dalam penanganan karhutla, khususnya di Kabupaten Kampar.
Pemantauan dari udara memungkinkan kondisi wilayah dan perkembangan situasi kebakaran diketahui secara lebih cepat dan menyeluruh. Personel juga mengidentifikasi keberadaan titik api maupun kondisi lahan yang berpotensi kembali terbakar.
Kegiatan patroli udara yang dilakukan secara berkesinambungan menjadi bagian dari respons terhadap ancaman karhutla yang membutuhkan pemantauan dan penanganan terkoordinasi. Data hasil pemantauan dari udara dapat mendukung unsur terkait dalam menentukan langkah penanganan di lapangan.
Selain patroli pemantauan, Satgas Udara juga mengoptimalkan berbagai upaya penanggulangan karhutla. Pemerintah Provinsi Riau melaporkan bahwa operasi udara turut didukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), sementara unsur TNI AU juga menyiagakan helikopter untuk mendukung misi pemadaman melalui water bombing.
Langkah tersebut menunjukkan keterlibatan unsur pertahanan dalam mendukung penanganan bencana dan perlindungan masyarakat, khususnya melalui kemampuan udara yang dapat digunakan untuk pemantauan wilayah serta mendukung respons terhadap karhutla.

