Suarabersama — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan bahwa penanganan persoalan keamanan di Papua dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan. Pendekatan tersebut mencakup operasi keamanan sekaligus pendekatan teritorial untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Agus menyampaikan bahwa penyelesaian persoalan Papua tidak dapat hanya mengandalkan TNI. Kolaborasi bersama pemerintah daerah, kementerian/lembaga, serta unsur terkait diperlukan mengingat luas wilayah Papua dan kondisi geografisnya yang memiliki banyak kawasan pegunungan.
Menurut Panglima TNI, keterlibatan lintas sektor menjadi bagian penting untuk memperkuat penanganan keamanan sekaligus mendukung berbagai program pembangunan di Papua. Dengan koordinasi yang baik, upaya menjaga keamanan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.
Pendekatan kolaboratif juga memberikan ruang bagi pemerintah daerah dan kementerian terkait untuk menjalankan peran sesuai bidang masing-masing. TNI berperan dalam menjaga stabilitas keamanan, sementara pembangunan dan peningkatan kesejahteraan membutuhkan dukungan berbagai institusi pemerintah.
Panglima TNI sebelumnya juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keamanan Papua. TNI bersama pemerintah daerah dan kementerian terkait terus didorong untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi tantangan keamanan di wilayah tersebut.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan Papua membutuhkan pendekatan menyeluruh. Keamanan masyarakat, pembangunan, pelayanan pemerintah, serta kesejahteraan perlu berjalan secara beriringan agar tercipta kondisi yang semakin kondusif.
Kolaborasi lintas lembaga diharapkan mampu memperkuat kehadiran negara sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat Papua. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan di Tanah Papua.

