Kemhan Dorong Literasi Digital sebagai Bagian dari Ketahanan Nasional

Suarabersama— Perkembangan teknologi informasi membawa peluang sekaligus tantangan bagi ketahanan nasional. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Minggu Bela Negara September 2026 yang diselenggarakan Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertahanan.

 

Melalui tema “Ketahanan Nasional: Kuat dari Dalam, Tangguh di Era Digital”, Kemhan menekankan bahwa ketahanan nasional tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga membutuhkan kesiapan setiap individu dalam menghadapi dinamika informasi di ruang digital.

 

Dalam kegiatan tersebut dijelaskan bahwa konsep ketahanan nasional mencakup berbagai aspek melalui Asta Gatra, yaitu geografi, kekayaan alam, kependudukan, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan. Keseluruhan aspek tersebut saling berkaitan dalam membangun ketangguhan bangsa.

 

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, personel juga didorong untuk meningkatkan literasi digital dan menerapkan etika dalam bermedia. Kemampuan memeriksa dan menyaring informasi, menjaga keamanan informasi, serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bagian penting dari upaya memperkuat ketahanan organisasi.

 

Pesan utama kegiatan tersebut adalah bahwa bela negara dapat diwujudkan melalui tindakan konkret dalam kehidupan sehari-hari. Melaksanakan tugas secara disiplin, menjaga integritas, bekerja profesional, mematuhi ketentuan, serta menjaga informasi yang menjadi tanggung jawab bersama merupakan bentuk kontribusi individu terhadap ketahanan nasional.

 

Kegiatan Minggu Bela Negara menjadi salah satu bentuk pembinaan kesadaran bela negara di lingkungan Kemhan, sekaligus mengingatkan bahwa ketahanan nasional dapat diperkuat mulai dari lingkungan kerja dan perilaku setiap individu, termasuk dalam menggunakan ruang digital secara bertanggung jawab.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 + 9 =