Suarabersama – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, menegaskan bahwa Pancasila merupakan ideologi final sekaligus landasan utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Nilai-nilai Pancasila dinilai perlu terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, termasuk dalam pelaksanaan pembangunan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Hasanuddin setelah mengikuti upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Gedung Odah Etam, Samarinda, pada 1 Oktober 2026.
Menurut Hasanuddin, Pancasila memiliki peran strategis sebagai pemersatu masyarakat Indonesia yang memiliki beragam latar belakang suku, agama, budaya, dan pandangan. Oleh karena itu, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus menjadi pedoman bersama untuk mencegah perpecahan serta menghadapi berbagai tantangan kebangsaan.
Ia menilai penguatan pemahaman Pancasila semakin penting di tengah perkembangan teknologi digital yang memungkinkan informasi menyebar dengan cepat. Masyarakat, khususnya generasi muda, perlu memiliki pemahaman sejarah dan wawasan kebangsaan agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang berpotensi memecah belah persatuan.
Selain sebagai dasar negara, Pancasila juga harus tercermin dalam kebijakan publik. Prinsip keadilan sosial, misalnya, perlu diwujudkan melalui perencanaan pembangunan yang memperhatikan kebutuhan masyarakat serta mendorong pemerataan manfaat pembangunan di berbagai wilayah.
Hasanuddin menekankan bahwa DPRD memiliki peran penting dalam memastikan nilai-nilai tersebut diterapkan melalui pembentukan peraturan daerah, pengawasan anggaran, dan pembahasan kebijakan pembangunan.
Perhatian juga diarahkan pada posisi strategis Kalimantan Timur sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, daerah harus memiliki peran aktif dalam proses pembangunan agar masyarakat setempat turut memperoleh manfaat dari perkembangan kawasan tersebut.
Karena itu, keterlibatan pemerintah daerah dalam kebijakan yang berkaitan dengan IKN menjadi salah satu hal yang perlu diperkuat melalui koordinasi dan evaluasi bersama.
Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila, DPRD Kaltim berharap pengamalan Pancasila tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi pedoman dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan pembangunan.
Penguatan wawasan kebangsaan, partisipasi masyarakat, serta kebijakan yang berorientasi pada kepentingan rakyat diharapkan mampu menjaga persatuan sekaligus mendukung pembangunan Kalimantan Timur yang inklusif dan berkelanjutan.(*)





Tanggapan
0Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama menulis.