Suarabersama — Bela negara di era digital tidak hanya berkaitan dengan pertahanan wilayah, tetapi juga mencakup upaya melindungi masyarakat dari ancaman yang dapat merusak kehidupan sosial dan ekonomi. Salah satu tantangan yang membutuhkan perhatian bersama adalah maraknya praktik judi online yang berpotensi mengancam masa depan generasi muda.
Kepala Pusat Pembinaan dan Strategi Penerapan Bela Negara UPN Veteran Jakarta, Asst. Prof. Dr. Ridwan, S.Sos., M.Si., CIQnR, menekankan pentingnya menempatkan pemberantasan judi online sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional. Menurutnya, ancaman di ruang digital dapat berdampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga, produktivitas masyarakat, serta kualitas sumber daya manusia.
Data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam laporan capaian strategis Januari 2026 mencatat perputaran dana judi online sepanjang 2025 mencapai Rp286,84 triliun melalui sekitar 422,1 juta transaksi. Angka tersebut menurun sekitar 20 persen dibandingkan 2024 yang mencapai Rp359,81 triliun. Penurunan ini menjadi perkembangan positif, meskipun upaya pemberantasan tetap perlu diperkuat secara berkelanjutan.
Pemerintah memiliki peran penting melalui penegakan hukum, pengawasan transaksi keuangan, pemutusan jaringan perjudian, serta peningkatan literasi digital. Langkah tersebut perlu didukung koordinasi lintas lembaga agar penanganan tidak hanya berfokus pada pemblokiran situs, tetapi juga menyasar jaringan dan aliran dana yang berkaitan dengan aktivitas ilegal.
Di sisi lain, masyarakat dapat mengambil peran melalui edukasi keluarga, pengawasan penggunaan teknologi, penolakan terhadap promosi judi online, serta pelaporan aktivitas mencurigakan melalui saluran resmi. Generasi muda juga perlu dibekali pemahaman agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan tidak mudah tergiur tawaran keuntungan instan.
Kolaborasi pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun ruang digital yang lebih aman. Dengan penegakan hukum yang konsisten, edukasi berkelanjutan, dan perlindungan terhadap keluarga, semangat bela negara dapat diwujudkan dalam tindakan nyata demi menjaga masa depan bangsa.





Tanggapan
0Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama menulis.