Suara Bersama

Tiga Prioritas Penanganan Gempa NTT: Evakuasi, Jalan, dan Infrastruktur Dasar

Suarabersama.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan pemerintah langsung melakukan koordinasi sejak hari pertama gempa mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Koordinasi dilakukan bersama Menteri Pekerjaan Umum yang langsung menuju wilayah terdampak untuk memastikan kebutuhan penanganan bencana segera dipenuhi.

“Sejak hari pertama saya berkomunikasi berkoordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum yang langsung terbang ke daerah bencana, untuk memastikan alat-alat berat segera di deploy, dikerahkan untuk pertama, tentu membantu proses evakuasi,” ujar AHY dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Bidang Infrastuktur dan Pembangunan Kewilayahan, Rabu (19/8/2026).

AHY menyebut proses evakuasi menjadi prioritas utama pemerintah mengingat adanya korban akibat bencana tersebut.

“Kita sungguh berduka kehilangan tapi evakuasi itu harus nomor satu,” sambung dia.

Selain mempercepat evakuasi, pemerintah juga berupaya memastikan akses menuju wilayah terdampak tetap terbuka. Jalan yang terputus akibat longsor maupun kerusakan lainnya perlu segera ditangani agar tidak ada daerah yang terisolasi.

Prioritas berikutnya adalah pemulihan infrastruktur dasar yang dibutuhkan masyarakat, terutama akses air bersih dan listrik.

“Dan yang ketiga memulihkan kembali infrastruktur dasar, air, listrik dan lain sebagainya ini harus dipastikan karena itu yang paling mendasar bagi masyarakat,” ucap AHY.

Menurut AHY, pemulihan akses jalan dan infrastruktur dasar menjadi bagian penting agar distribusi bantuan dapat berjalan dengan lancar. Kondisi jalan yang terputus dapat menyulitkan petugas dalam menyalurkan kebutuhan masyarakat, termasuk makanan dan obat-obatan.

“Karena belajar dari pengalaman di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat bencana yang lalu ketika terjadi daerah yang terisolir akibat jalan yang terputus, maka akan sulit sekali bagi petugas untuk memberikan bantuan logistik sekali lagi makanan maupun obat-obatan. Dan ini yang kita harus dahulukan,” tandas AHY.

Gempa NTT Memicu Longsor di Sejumlah Jalur Strategis

Gempa Magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, NTT, pada Sabtu (15/8/2026), juga memicu longsoran di sejumlah wilayah. Anggota Ikatan Ahli Bencana Indonesia (IABI) Daryono menjelaskan, kondisi geologi dan topografi Flores turut memperbesar dampak gempa.

Menurut Daryono, sebagian wilayah Flores tersusun atas batuan vulkanik muda dan endapan piroklastik seperti tuf serta aglomerat yang telah mengalami pelapukan. Kondisi tersebut membuat material tanah dan batuan relatif rapuh ketika menerima guncangan kuat.

“Material tanah dan batuan pelapukan ini, memiliki struktur rapuh serta kuat geser yang rendah, sehingga sangat tidak stabil ketika menerima guncangan dinamis secara mendadak,” katanya.

Kondisi tersebut semakin rentan karena Flores memiliki banyak kawasan pegunungan dan lereng dengan kemiringan yang cukup terjal. Pemotongan lereng untuk pembangunan jalur jalan nasional Trans-Flores juga dapat mengurangi tumpuan bagian bawah tebing.

“Ketika gempa Magntudo 7,7 terjadi, nilai percepatan tanah maksimum terlampaui secara drastis, sementara durasi guncangan yang berlangsung lama merusak ikatan kohesi antarbutir tanah hingga memicu runtuhan lereng serentak di berbagai titik,” katanya.

Selain kondisi geologi, gelombang seismik juga dapat mengalami penguatan akibat karakteristik tanah dan topografi setempat. Guncangan di area puncak bukit dan tebing dapat menjadi lebih kuat dibandingkan wilayah lembah.

“Pada saat yang sama, guncangan siklik yang seketika menghilangkan daya dukung material dan meruntuhkan ribuan ton tanah serta batuan hingga menutupi akses jalan utama,” kata Daryono.

Dengan kondisi tersebut, percepatan evakuasi, pembukaan akses jalan, serta pemulihan infrastruktur dasar menjadi langkah penting untuk mempercepat penanganan masyarakat terdampak gempa di NTT. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × two =