RSI PKU Muhammadiyah Palangka Raya Perkuat Ideologi dan Kaderisasi Melalui Baitul Arqam 2026

Bagikan
RSI PKU Muhammadiyah Palangka Raya Perkuat Ideologi dan Kaderisasi Melalui Baitul Arqam 2026

Suarabersama – Rumah Sakit Islam (RSI) PKU Muhammadiyah Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menggelar kegiatan Baitul Arqam 2026 sebagai upaya memperkuat ideologi Muhammadiyah sekaligus meningkatkan kualitas kader di lingkungan amal usaha Muhammadiyah (AUM). Kegiatan yang berlangsung pada 9–10 Oktober 2026 di Aula Syafi’i Ma’arif tersebut mengusung tema “Fondasi Menguatkan Ideologi dan Kaderisasi”.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan internal untuk memperkokoh pemahaman keislaman, nilai-nilai Kemuhammadiyahan, serta komitmen dalam menjalankan misi dakwah melalui pelayanan kesehatan yang profesional dan berlandaskan nilai Islami.

Pembukaan kegiatan dihadiri Direktur Keuangan dan Kemuhammadiyahan RSI PKU Muhammadiyah Palangka Raya, Drs. Mulyono, M.Pd., Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Kalimantan Tengah, Apt. Drs. Ayoni Rizal, M.Kes., Ketua MPKSDI, Drs. Ahmad Wahyu Cahyono, M.Pd., serta jajaran manajer dan kepala bagian. Kegiatan dibuka oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Tengah, Prof. Dr. H. Ahmad Syar’i, M.Pd.

Dalam sambutannya, Mulyono menegaskan bahwa Baitul Arqam memiliki peran penting dalam memantapkan semangat perjuangan dan pemahaman warga Muhammadiyah, terutama bagi mereka yang bekerja di lingkungan amal usaha kesehatan.

Menurutnya, rumah sakit Muhammadiyah tidak hanya berfungsi sebagai institusi pelayanan medis, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan dakwah yang mengedepankan profesionalisme, keikhlasan, dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Rumah sakit merupakan tempat pelayanan kesehatan dengan bercirikan unggul dan Islami dalam memberikan pelayanan yang profesional dan ikhlas semata-mata mengharapkan rida Ilahi,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Syar’i menjelaskan bahwa ideologi Muhammadiyah berlandaskan ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman dalam menjalankan aktivitas organisasi, mengelola amal usaha, serta melaksanakan dakwah amar makruf nahi mungkar.

Ia menekankan bahwa penguatan ideologi harus tercermin dalam perilaku individu maupun kolektif, termasuk dalam membangun keteladanan, integritas, dan tanggung jawab ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan Baitul Arqam, para peserta diharapkan semakin memahami bahwa pengabdian di rumah sakit Muhammadiyah merupakan bagian dari tanggung jawab sosial sekaligus pelaksanaan nilai-nilai dakwah.

Ke depan, penguatan ideologi dan kaderisasi diharapkan dapat terus diterapkan dalam budaya kerja RSI PKU Muhammadiyah Palangka Raya. Dengan demikian, peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat berjalan beriringan dengan upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang amanah, unggul, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(*)

Lebih banyak dari IDEOLOGI

Tanggapan

0

Tulis tanggapan

Email tidak ditampilkan. Redaksi meninjau setiap tanggapan sebelum terbit.

Berapa 4 + 9?

Hitung jawaban ini agar tanggapan tidak dianggap spam.

Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama menulis.