Pemkab Kubu Raya Perkuat Pengamalan Pancasila di Tengah Tantangan Era Digital

Pemkab Kubu Raya Perkuat Pengamalan Pancasila di Tengah Tantangan Era Digital

Suarabersama – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus mendorong penguatan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan kehidupan bermasyarakat, terutama di tengah perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang semakin pesat.

Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto menegaskan bahwa Pancasila tidak cukup hanya dipahami dan dihafalkan, tetapi harus diwujudkan melalui perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila dapat menjadi pedoman masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era digital.

Pesan tersebut disampaikan Sukiryanto saat menghadiri kegiatan Gerakan Relawan Kebajikan Pancasila yang diselenggarakan Komisi XIII DPR RI bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Jumat (11/9/2026).

Sukiryanto menilai keberadaan relawan Pancasila memiliki peran penting dalam membantu masyarakat menghadapi perubahan lingkungan sosial yang berlangsung cepat. Para relawan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menerjemahkan nilai Pancasila secara relevan dan dekat dengan kehidupan masyarakat.

Menurutnya, perkembangan media sosial membawa manfaat besar bagi masyarakat, namun juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran informasi yang belum tentu benar. Hoaks, fitnah, provokasi, dan informasi menyesatkan dapat memengaruhi masyarakat apabila tidak disikapi secara bijak.

Karena itu, Sukiryanto mendorong para relawan untuk ikut menjadi penyaring informasi sekaligus memberikan contoh dalam menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. Masyarakat juga diharapkan mampu memilah informasi sebelum menerima maupun menyebarkannya.

Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga ruang digital tetap menjadi sarana yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Penggunaan media sosial yang bijak juga dapat membantu menjaga persatuan dan mencegah munculnya konflik akibat informasi yang tidak benar.

Sukiryanto juga meminta para relawan tidak berhenti pada pemahaman teoritis mengenai Pancasila. Nilai tersebut perlu diwujudkan melalui kepedulian sosial, keadilan, toleransi, serta semangat menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Sementara itu, Anggota Komisi XIII DPR RI Franciscus M.A. Sibarani menyampaikan bahwa Kalimantan Barat memiliki modal sosial yang kuat dalam pengamalan Pancasila. Keberagaman masyarakat dinilai menjadi kekuatan yang perlu dikelola melalui toleransi dan semangat kebersamaan.

Franciscus juga menyoroti tantangan penyebaran paham radikal, terorisme, dan hoaks melalui ruang digital. Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan serta membangun kebiasaan melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi.

Melalui Gerakan Relawan Kebajikan Pancasila, pemerintah bersama DPR RI dan BPIP diharapkan dapat terus memperkuat pembinaan ideologi Pancasila di tengah masyarakat. Kehadiran relawan juga diharapkan mampu menjadi penggerak dalam menjaga toleransi, memperkuat persatuan, dan menciptakan ruang digital yang lebih sehat.

Dengan penguatan nilai Pancasila yang dilakukan secara berkelanjutan, masyarakat Kubu Raya diharapkan semakin mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan semangat persatuan sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 1 =