DPR Dorong Ekonomi Kerakyatan Berbasis Pancasila untuk Percepat Indonesia Maju

DPR Dorong Ekonomi Kerakyatan Berbasis Pancasila untuk Percepat Indonesia Maju

Suarabersama – Penguatan ekonomi kerakyatan menjadi salah satu kunci penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Untuk mencapai target tersebut, pembangunan ekonomi dinilai perlu tetap berpegang pada Pancasila dan amanat konstitusi agar pertumbuhan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Nurdin Halid menyampaikan bahwa Pancasila harus menjadi jiwa dalam pembangunan bangsa. Menurutnya, arah pembangunan ekonomi tidak boleh terlepas dari cita-cita kemerdekaan dan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Pernyataan tersebut disampaikan Nurdin saat memberikan orasi ilmiah di Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (11/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia membahas pentingnya ekonomi Pancasila sebagai jalan ideologis menuju Indonesia Emas 2045.

Nurdin menilai Indonesia memiliki modal yang sangat besar untuk berkembang menjadi negara maju. Kekayaan sumber daya alam dan jumlah penduduk yang besar menjadi kekuatan yang dapat dioptimalkan untuk mendukung pembangunan nasional.

Selain sumber daya alam, Indonesia juga tengah berada pada momentum bonus demografi. Kondisi tersebut memberikan peluang besar untuk meningkatkan produktivitas nasional apabila dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penciptaan lapangan pekerjaan.

Karena itu, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan perlu memastikan bonus demografi dapat dimanfaatkan secara maksimal. Penguatan pendidikan, keterampilan, dan kesempatan kerja menjadi bagian penting agar generasi produktif dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Di sisi lain, Nurdin mengingatkan bahwa pembangunan ekonomi perlu menjawab persoalan kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan. Pertumbuhan ekonomi harus mampu diterjemahkan menjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara nyata.

Prinsip tersebut sejalan dengan nilai keadilan sosial dalam Pancasila. Negara diharapkan terus hadir memberikan perlindungan sosial, membuka akses terhadap lapangan kerja, serta memastikan masyarakat memperoleh pendidikan yang layak.

Pendekatan ekonomi berbasis Pancasila juga menjadi penting di tengah dinamika ekonomi global. Indonesia perlu memiliki fondasi ekonomi yang kuat sekaligus memastikan kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat tetap menjadi prioritas.

Penguatan ekonomi kerakyatan dapat menjadi salah satu instrumen untuk menciptakan pertumbuhan yang lebih inklusif. Dengan demikian, kemajuan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh kelompok tertentu, tetapi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara lebih luas.

Sinergi pemerintah, DPR, perguruan tinggi, pelaku ekonomi, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk mewujudkan arah pembangunan tersebut. Kolaborasi berbagai pihak akan memperkuat kemampuan Indonesia dalam mengoptimalkan sumber daya nasional sekaligus menghadapi tantangan global.

Melalui pembangunan ekonomi yang berlandaskan Pancasila dan konstitusi, Indonesia diharapkan mampu membangun pertumbuhan yang berkelanjutan, menciptakan kesejahteraan, dan memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × one =