Komisi XI DPR Dorong BI Perkuat Ekonomi Produktif dan Kesejahteraan Masyarakat

Komisi XI DPR Dorong BI Perkuat Ekonomi Produktif dan Kesejahteraan Masyarakat

Suarabersama.com – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai pergantian kepemimpinan Bank Indonesia (BI) harus menjadi momentum untuk semakin memperkuat kontribusi bank sentral terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Pimpinan baru BI diharapkan mampu menjaga stabilitas sekaligus menghasilkan kebijakan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Misbakhun dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Rapat tersebut membahas laporan Komisi XI DPR RI mengenai hasil uji kelayakan dan kepatutan calon Gubernur, Deputi Gubernur Senior, serta Deputi Gubernur BI. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pengambilan keputusan oleh DPR RI.

Menurut Misbakhun, pergantian pimpinan BI bukan sekadar proses pergantian pejabat, tetapi harus menjadi awal untuk memperkuat peran bank sentral dalam menghadapi berbagai tantangan perekonomian. Kebijakan BI dinilai perlu mampu menjaga stabilitas sekaligus memberikan ruang bagi berkembangnya kegiatan ekonomi produktif.

Ia menekankan pentingnya kebijakan yang memiliki aturan jelas dan dapat diterapkan secara efektif sehingga memberikan kepastian bagi dunia usaha, sektor keuangan, maupun masyarakat.

“Komitmen ini harus dibuktikan melalui implementasi aturan yang jelas serta panduan operasional kebijakan Bank Indonesia,” tegas Misbakhun.

Kebijakan BI Harus Jelas dan Terukur

Misbakhun menilai komitmen terhadap pertumbuhan ekonomi tidak cukup diwujudkan melalui pernyataan atau arah kebijakan. Hal tersebut perlu diterjemahkan dalam regulasi yang jelas, terukur, serta memiliki panduan operasional yang dapat dijalankan.

Kejelasan aturan penting untuk mencegah multitafsir dalam pelaksanaan kebijakan. Kepastian tersebut juga diharapkan membantu dunia usaha dan pelaku ekonomi mengambil keputusan secara lebih terukur.

Dengan kerangka kebijakan yang tepat dan mudah diimplementasikan, kebijakan bank sentral diharapkan dapat berjalan konsisten serta memberikan kepastian bagi sektor keuangan, dunia usaha, dan masyarakat.

Dorong Ekonomi Produktif dan Lapangan Kerja

Misbakhun juga mendorong agar kebijakan BI turut memperkuat aktivitas ekonomi produktif. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak hanya perlu terlihat melalui indikator makroekonomi, tetapi juga harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Peningkatan produksi, investasi, konsumsi, dan aktivitas ekonomi lainnya diharapkan mampu membuka lebih banyak kesempatan kerja sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.

“Pergantian pimpinan BI harus menjadi momentum untuk menghadirkan kebijakan yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Misbakhun.

Kepemimpinan baru BI juga diharapkan mampu membaca dinamika perekonomian secara cepat dan meresponsnya melalui kebijakan yang tetap terukur.

DPR Dorong Penguatan Kontribusi BI

Persetujuan DPR terhadap calon pimpinan BI, menurut Misbakhun, tidak semata-mata merupakan proses administratif pergantian kepemimpinan. Persetujuan tersebut juga menjadi awal dari harapan baru terhadap kinerja bank sentral dalam memperkuat perekonomian nasional.

“Persetujuan DPR terhadap calon pimpinan BI tidak semata-mata menjadi bagian dari proses pergantian kepemimpinan, melainkan harus menjadi awal penguatan kontribusi bank sentral terhadap perekonomian nasional,” kata Misbakhun.

DPR berharap kepemimpinan baru BI mampu menerjemahkan mandat kelembagaan ke dalam kebijakan konkret dengan sasaran yang jelas, sehingga pelaksanaannya dapat diukur dan dievaluasi.

Misbakhun juga menilai penguatan peran BI tidak terlepas dari perkembangan regulasi sektor keuangan. Karena itu, berbagai ketentuan yang telah ditetapkan perlu dipastikan dapat diimplementasikan secara efektif dan konsisten.

Pada akhirnya, orientasi kebijakan ekonomi diharapkan tetap bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Stabilitas ekonomi dan sistem keuangan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan aktivitas ekonomi produktif serta penciptaan lapangan kerja.

Komisi XI DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan mandat kelembagaan Bank Indonesia berjalan sesuai dengan kerangka regulasi yang berlaku. Pergantian kepemimpinan BI diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat arah kebijakan moneter dan sektor keuangan agar semakin mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, produktif, dan inklusif. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 − one =