Suarabersama.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan dan peningkatan konektivitas antarwilayah merupakan salah satu langkah strategis untuk menekan biaya logistik nasional serta meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan 1.151 kilometer jalan daerah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Selasa. Dalam kesempatan itu, Presiden menekankan pentingnya keberadaan jaringan jalan yang terhubung dengan baik antara kawasan produksi, sentra industri, dan permukiman masyarakat.
“Biaya angkut akan menjadi lebih murah kalau jalan-jalan cukup, kalau ada konektivitas di antara semua pusat-pusat produksi dan tempat-tempat pemukiman,” kata Prabowo dipantau dari siaran YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta.
Presiden menjelaskan bahwa Indonesia memiliki karakteristik sebagai negara kepulauan dengan wilayah yang luas serta kondisi geografis yang beragam. Karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi kebutuhan penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang secara lebih efisien.
Menurutnya, akses jalan yang memadai akan mempercepat arus distribusi hasil produksi dari berbagai daerah menuju pasar dan pusat ekonomi sehingga dapat menekan biaya transportasi sekaligus meningkatkan produktivitas.
Prabowo juga menyoroti peran strategis jalan daerah yang menjadi penghubung utama aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan sentra produksi.
“Melalui jalan-jalan inilah hasil panen petani, hasil kebun, hasil perikanan, dan berbagai produk masyarakat dapat bergerak dari desa menuju pasar, pusat distribusi, kawasan industri, dan sebaliknya dari mana-mana menuju ke desa,” ujarnya.
Menurut Presiden, kelancaran distribusi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan produk lainnya sangat bergantung pada kualitas infrastruktur yang tersedia. Oleh sebab itu, pemerintah terus berupaya memperluas dan memperkuat jaringan jalan di berbagai daerah.
Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya bertujuan memperlancar konektivitas, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.
Presiden memastikan pemerintah akan terus melanjutkan pembangunan dan peningkatan infrastruktur guna mengatasi berbagai hambatan logistik yang selama ini menjadi tantangan bagi perekonomian nasional.
“Kita harus turunkan biaya logistik untuk seluruh rakyat dan perekonomian kita,” ucap Prabowo.
Melalui penguatan konektivitas dan pembangunan jalan yang berkelanjutan, pemerintah berharap biaya distribusi dapat semakin efisien sehingga manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat. (*)



