Suarabersama— Pemerintah Indonesia terus memperkuat hubungan bilateral dengan Timor-Leste melalui kerja sama di bidang kebudayaan. Upaya tersebut menjadi bagian dari diplomasi budaya untuk mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus menjaga warisan budaya yang memiliki keterkaitan sejarah kedua negara.
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon bertemu dengan Menteri Muda Bidang Seni dan Budaya Timor-Leste Jorge Soares Cristovão di Jakarta pada 12 Agustus 2026. Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang kerja sama, mulai dari pelestarian warisan budaya, pengelolaan museum dan perpustakaan hingga program pertukaran kebudayaan.
Indonesia juga melihat peluang untuk mengembangkan nominasi bersama warisan budaya takbenda ke UNESCO. Kesamaan budaya yang dimiliki masyarakat Indonesia dan Timor-Leste menjadi modal penting untuk memperkuat kolaborasi sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya kawasan kepada dunia internasional.
Kerja sama tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya membangun hubungan antarnegara melalui bidang politik dan ekonomi, tetapi juga memanfaatkan kebudayaan sebagai sarana memperkuat persahabatan dan membangun hubungan masyarakat kedua negara.
Pemerintah Indonesia juga membuka peluang pengaktifan kembali Rumah Budaya Indonesia di Dili sebagai ruang interaksi dan kolaborasi kebudayaan. Selain itu, program residensi bagi seniman muda di ISI Yogyakarta dapat menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan kreativitas antara Indonesia, Timor-Leste dan negara-negara kawasan Pasifik.
Di bidang pengelolaan warisan budaya, Indonesia siap berbagi pengalaman dalam pengelolaan museum dan perpustakaan, termasuk tata pamer, pengelolaan koleksi dan pengembangan program untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap museum.
Langkah tersebut memperlihatkan komitmen pemerintah untuk menjadikan kebudayaan sebagai kekuatan diplomasi sekaligus sarana membangun hubungan yang semakin erat dengan negara-negara sahabat.
Penguatan kerja sama Indonesia dan Timor-Leste di bidang kebudayaan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua negara, terutama dalam pelestarian warisan budaya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pengembangan industri kreatif.
Melalui diplomasi budaya yang semakin aktif, Indonesia menunjukkan peran positif dalam membangun persahabatan regional sekaligus memperkuat posisi kebudayaan nasional di tingkat internasional.



