Suarabersama — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Hingga semester pertama 2026, realisasi investasi di Kota Makassar telah mencapai lebih dari Rp2,7 triliun atau sekitar 77 persen dari target investasi sebesar Rp3,5 triliun sepanjang tahun.
Capaian tersebut menjadi indikator positif bagi perkembangan perekonomian daerah. Pemerintah Kota Makassar masih memiliki waktu pada semester kedua untuk meningkatkan realisasi investasi sekaligus mengejar capaian tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp5,2 triliun.
Kepala DPM-PTSP Kota Makassar Mario Said menyampaikan optimisme bahwa aktivitas investasi akan terus bergerak hingga akhir tahun seiring masuknya investasi baru dan berkembangnya usaha yang telah berjalan.
Realisasi investasi tersebut juga menunjukkan bahwa Makassar memiliki daya tarik bagi pelaku usaha dari berbagai sektor. Investasi terbesar hingga triwulan II 2026 berasal dari sektor transportasi, pergudangan dan telekomunikasi dengan nilai sekitar Rp638,78 miliar.
Selain itu, sektor perdagangan dan reparasi mencapai sekitar Rp451,90 miliar, sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran sekitar Rp351,88 miliar, pertambangan Rp281,70 miliar, serta hotel dan restoran sekitar Rp224,98 miliar.
Keragaman sektor tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan investasi di Makassar tidak hanya bertumpu pada satu bidang, tetapi mulai berkembang pada sektor strategis yang mendukung aktivitas ekonomi, konektivitas, perdagangan, properti hingga pariwisata.
Capaian tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong kemudahan investasi terus memberikan hasil positif. Pemerintah masih memiliki peluang untuk meningkatkan capaian hingga akhir tahun melalui penguatan pelayanan perizinan dan penciptaan lingkungan usaha yang semakin kondusif.
Dengan realisasi yang telah mencapai 77 persen dari target tahunan pada pertengahan tahun, Pemkot Makassar optimistis investasi dapat terus tumbuh dan bahkan melampaui target Rp3,5 triliun.
Pertumbuhan investasi tersebut diharapkan memberikan efek positif terhadap perekonomian daerah melalui peningkatan aktivitas usaha, terbukanya peluang kerja, serta berkembangnya berbagai sektor ekonomi. Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



