Suara Bersama

Perkuat Ideologi Pancasila, TNI AD Dukung Asta Cita dan Jaga Persatuan di Papua Selatan

Suarabersama– TNI Angkatan Darat terus memperkuat pembinaan ideologi Pancasila bagi prajurit sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan nasional dan menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi mengganggu stabilitas masyarakat, khususnya di wilayah Papua Selatan.

Langkah tersebut dilakukan Kodam XXIV/Mandala Trikora melalui kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila bagi para Bintara Pembina Desa (Babinsa). Kegiatan ini mengusung tema penguatan ideologi Pancasila dalam mendukung implementasi Asta Cita Pemerintah menuju Indonesia Maju.

Penguatan pemahaman ideologi dinilai penting mengingat Babinsa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembinaan teritorial yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Melalui pembinaan tersebut, prajurit diharapkan semakin memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari.

Kainfolahtadam XXIV/Mandala Trikora, Letkol Inf Muhammad Asnoor, menekankan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman bagi prajurit dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan masyarakat.

Pengamalan nilai Pancasila, menurutnya, tercermin melalui disiplin, loyalitas, kepatuhan terhadap Sapta Marga dan 8 Wajib TNI, serta kemampuan prajurit untuk menjadi teladan di tengah masyarakat.

Dalam konteks Papua Selatan yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat, pendekatan tersebut menjadi semakin penting. TNI AD mendorong para Babinsa untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat, memperkuat toleransi, menghormati kearifan lokal, serta menjaga semangat persatuan.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari penguatan ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari radikalisme, intoleransi, penyebaran hoaks, penyalahgunaan narkoba hingga potensi ancaman proxy war yang dapat memengaruhi persatuan bangsa.

Melalui penguatan ideologi Pancasila, pemerintah bersama TNI terus menunjukkan komitmen untuk membangun stabilitas nasional tidak hanya melalui pendekatan keamanan, tetapi juga melalui pembinaan karakter, penguatan persatuan, dan kedekatan dengan masyarakat.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi jembatan antara negara dan rakyat, sekaligus menghadirkan rasa aman serta memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan nasional.

Dengan semangat Pancasila dan penghormatan terhadap keberagaman, Papua Selatan diharapkan terus menjadi bagian penting dari perjalanan Indonesia menuju bangsa yang maju, stabil, dan semakin kuat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 2 =