Suarabersama – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong perubahan pola pembangunan infrastruktur melalui program Multi Years Project (MYP) 2025–2027. Kebijakan tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan pembangunan tidak hanya dilakukan secara parsial dari tahun ke tahun, tetapi dirancang secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Melalui skema MYP, Pemprov Sulsel mengalokasikan anggaran sekitar Rp3,7 triliun hasil efisiensi APBD. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp2,5 triliun diarahkan untuk penanganan infrastruktur jalan dengan target sekitar 1.400 kilometer yang tersebar di hampir 100 ruas pada 24 kabupaten dan kota.
Kebijakan ini dinilai menjadi terobosan penting karena pembangunan infrastruktur membutuhkan kesinambungan anggaran dan pekerjaan. Dengan skema tahun jamak, pemerintah memiliki ruang untuk menyusun pekerjaan secara lebih terintegrasi sekaligus menjaga kesinambungan pelaksanaan proyek hingga target penyelesaian.
Pembangunan jalan juga memiliki dampak yang lebih luas terhadap aktivitas masyarakat. Konektivitas antarwilayah yang semakin baik dapat mendukung mobilitas, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.
Tidak hanya jalan, program MYP juga mencakup sektor strategis lainnya, seperti rehabilitasi jaringan irigasi untuk mendukung produktivitas pertanian serta pembangunan rumah sakit regional guna memperluas akses layanan kesehatan masyarakat.
Pelaksanaan program tersebut menunjukkan komitmen Pemprov Sulsel untuk mengarahkan pembangunan pada kebutuhan jangka menengah, bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan secara tahunan. Sejumlah ruas jalan pun saat ini telah memasuki berbagai tahapan pengerjaan dalam enam paket pekerjaan.
Dengan cakupan pembangunan yang luas, MYP diharapkan menjadi fondasi bagi pemerataan infrastruktur di Sulawesi Selatan. Perubahan pola perencanaan ini sekaligus menunjukkan upaya pemerintah daerah menghadirkan pembangunan yang lebih terukur, berkesinambungan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.



