Suara Bersama

Iran Isyaratkan Absen dari Perundingan Lanjutan, Tuding AS Langgar Gencatan Senjata

Islamabad, suarabersama.com – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat menjelang berakhirnya gencatan senjata. Teheran memberi sinyal tidak akan berpartisipasi dalam putaran kedua perundingan yang rencananya digelar di Islamabad.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menuduh Washington telah melanggar kesepakatan sejak awal. Ia menyoroti langkah AS yang memblokade jalur laut di Selat Hormuz serta menyita kapal kargo Iran sebagai bentuk pelanggaran terhadap gencatan senjata dan hukum internasional.

“Iran akan merespons jika ada agresi lanjutan,” tegasnya.

Peluang Perundingan Kian Tipis

Pemerintah Pakistan sebelumnya bersiap menjadi mediator dalam perundingan lanjutan kedua negara. Namun, meningkatnya tensi dalam 24 jam terakhir membuat prospek dialog semakin tidak pasti.

Teheran disebut telah memberi tahu Islamabad mengenai berbagai pelanggaran yang dituduhkan kepada AS. Sementara itu, otoritas Pakistan masih berharap kedua pihak bisa kembali ke meja perundingan.

Putaran pertama negosiasi sebelumnya digelar pada 11 April dan ditargetkan berlanjut dengan pembahasan lebih intensif guna mencapai kesepakatan sementara untuk memperpanjang gencatan senjata.

Ancaman dan Insiden Memperkeruh Situasi

Di tengah upaya diplomasi, Donald Trump kembali melontarkan ancaman serangan jika kesepakatan tidak tercapai. Ia juga mengonfirmasi pengiriman delegasi AS ke Pakistan, meski belum ada kepastian kehadiran pihak Iran.

Situasi semakin memanas setelah kapal perang AS dilaporkan mencegat kapal kargo berbendera Iran di Teluk Oman. Teheran menyebut insiden itu sebagai tindakan “pembajakan”. Media pemerintah Iran juga menilai mandeknya negosiasi dipicu oleh tuntutan Washington yang dianggap tidak realistis dan berubah-ubah.

Dengan posisi Iran yang belum bersedia melanjutkan dialog, peluang tercapainya kesepakatan baru sebelum tenggat gencatan senjata dinilai semakin menipis. (kls)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 − 1 =