Suarabersama– Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus diarahkan untuk menjadi lebih dari sekadar pusat pemerintahan. Kawasan yang berada di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, tersebut dirancang membentuk ekosistem ekonomi baru yang membuka peluang investasi dan mendorong pertumbuhan kawasan.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa pembangunan IKN kini memasuki tahap kedua. Menurutnya, kemajuan yang telah dicapai menjadi fondasi penting untuk melanjutkan pembangunan sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi Kalimantan Timur.
“Pembangunan IKN tidak hanya diarahkan membangun pusat pemerintahan, tapi membentuk ekosistem ekonomi baru di wilayah Kaltim,” ujar Basuki di Penajam Paser Utara, Jumat (9/10/2026).
Lokasi IKN yang berada di antara Kota Balikpapan dan Samarinda dinilai memiliki posisi strategis untuk mendukung terbentuknya pusat pertumbuhan ekonomi baru. Konektivitas dengan dua kota tersebut menjadi salah satu potensi untuk memperkuat hubungan perdagangan, jasa, logistik, dan kegiatan usaha di kawasan.
Otorita IKN juga mendorong para pemimpin, pelaku bisnis, serta perwakilan institusi untuk melihat langsung perkembangan pembangunan Nusantara dan menjajaki peluang kerja sama jangka panjang. Upaya ini diharapkan dapat memperluas minat investasi serta memperkuat peran Kalimantan Timur dalam perekonomian regional.
Salah satu momentum yang dipersiapkan adalah penyelenggaraan Borneo Economic Forum 2027 di IKN. Forum tersebut akan mempertemukan pelaku usaha, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan dari Indonesia, Malaysia, serta Brunei Darussalam untuk membahas peluang perdagangan, investasi, konektivitas, dan kerja sama ekonomi di kawasan Borneo.
Basuki berharap forum tersebut dapat menghasilkan pembahasan yang lebih konkret dan membuka ruang kolaborasi lintas wilayah. Dengan dukungan berbagai pemangku kepentingan, IKN diharapkan berkembang sebagai pusat kegiatan ekonomi yang terhubung dengan kota-kota di sekitarnya.
Pembangunan Nusantara dengan demikian menjadi bagian dari upaya memperluas sumber pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur. Ke depan, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan daerah sekitar akan menjadi faktor penting agar peluang yang terbentuk dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.





Tanggapan
0Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama menulis.