TNI Gagalkan Pergerakan OPM di Intan Jaya, Empat Anggota Tewas dalam Kontak Tembak

Bagikan
TNI Gagalkan Pergerakan OPM di Intan Jaya, Empat Anggota Tewas dalam Kontak Tembak

Suarabersama – Upaya menjaga keamanan masyarakat di Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, kembali dilakukan aparat TNI setelah mendeteksi pergerakan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di sekitar permukiman warga.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan empat anggota TPNPB-OPM tewas dalam kontak tembak dengan pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema pada Jumat (25/9) dini hari.

Keempat anggota yang telah diidentifikasi tersebut yakni Hermanus Hogajau alias Pontianus Hogajau, Malobega Hogajau, Eselon Hogajau, dan Aguni Hogajau. Hermanus disebut sebagai Komandan Wilayah TPNPB-OPM Kodap III Balamai Dulla.

Menurut keterangan Pangkogabwilhan III, pergerakan kelompok tersebut terdeteksi ketika diduga hendak memasuki kawasan permukiman masyarakat. Aparat kemudian melakukan langkah pengamanan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan terhadap warga.

Kontak senjata akhirnya terjadi setelah kelompok tersebut disebut melakukan penembakan terhadap pasukan TNI. Pihak TNI menyatakan tindakan di lapangan dilakukan dengan mengedepankan rules of engagement (ROE), profesionalisme, serta kepatuhan terhadap hukum dan hak asasi manusia.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa aspek perlindungan masyarakat menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan tugas pengamanan di wilayah Papua. TNI berupaya mencegah kelompok bersenjata memasuki permukiman dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Pangkogabwilhan III juga menyampaikan bahwa aparat akan terus melakukan penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan di Tanah Papua sesuai peraturan yang berlaku.

Di sisi lain, TNI turut membuka ruang persuasif dengan mengimbau anggota TPNPB-OPM untuk meletakkan senjata dan kembali melalui jalur yang tersedia. Pendekatan tersebut berjalan berdampingan dengan tindakan tegas ketika menghadapi situasi yang mengancam keselamatan masyarakat dan prajurit.

Pengamanan yang dilakukan diharapkan dapat menciptakan ruang yang lebih aman sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di Distrik Agisiga dapat terus berlangsung.

Lebih banyak dari HANKAM

Tanggapan

0

Tulis tanggapan

Email tidak ditampilkan. Redaksi meninjau setiap tanggapan sebelum terbit.

Berapa 2 + 8?

Hitung jawaban ini agar tanggapan tidak dianggap spam.

Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama menulis.