Suara Bersama

Satgas Pamtas RI–Malaysia Perkuat Keamanan Perbatasan Kalimantan Barat

Suarabersama.com – Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan melalui pemusnahan barang bukti hasil operasi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Darat RI–Malaysia periode 2025–2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Tidayu, Markas Kodam XII/Tanjungpura, Kubu Raya, Kalimantan Barat, dengan melibatkan berbagai instansi terkait.

Pemusnahan dipimpin Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito dan dihadiri Gubernur Kalimantan Barat, unsur Forkopimda, jajaran TNI, Polri, BNN, Bea Cukai, Imigrasi, Balai POM Pontianak, serta Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat.

“Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil operasi Satgas Pamtas di sepanjang jalur perbatasan darat RI–Malaysia yang selama ini menjadi salah satu wilayah rawan aktivitas penyelundupan dan kejahatan lintas negara,” kata Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito.

Barang bukti yang dimusnahkan mencakup berbagai hasil sitaan, di antaranya senjata rakitan, pistol, narkotika jenis sabu dan ganja, pil ekstasi, minuman keras ilegal, serta sisik trenggiling yang merupakan bagian dari upaya penindakan terhadap berbagai bentuk kejahatan lintas negara.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara pemusnahan dan foto bersama seluruh unsur yang hadir sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat penegakan hukum serta pengamanan wilayah perbatasan Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat, Jonny Pesta Simamora, menegaskan dukungan penuh terhadap sinergi antarinstansi dalam menghadapi berbagai ancaman kejahatan lintas negara.

“Kanwil Kemenkum Kalbar berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektoral bersama TNI, Polri, BNN, Bea Cukai, Imigrasi, dan seluruh pemangku kepentingan agar langkah pencegahan dan penegakan hukum di perbatasan berjalan lebih efektif dan komprehensif,” ujarnya.

Menurutnya, Kalimantan Barat sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia memerlukan pengawasan yang kuat untuk mencegah penyelundupan narkotika, senjata ilegal, maupun barang terlarang lainnya.

Melalui kolaborasi yang semakin erat antarinstansi, pemerintah berharap upaya pengamanan perbatasan dapat terus ditingkatkan sehingga stabilitas keamanan wilayah tetap terjaga serta mampu memberikan perlindungan yang optimal bagi masyarakat. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 1 =