Suara Bersama

PP KAMMI Dukung Sikap MUI soal LGBT, Soroti Peran Mahasiswa dan Keluarga

Jakarta, suarabersama.com – Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) menyatakan dukungannya terhadap sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait upaya pencegahan dan penanganan perilaku LGBT di tengah masyarakat. Organisasi mahasiswa tersebut menilai generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga moral dan ketahanan sosial bangsa.

Ketua Bidang Keumatan dan Wawasan Keislaman PP KAMMI, Jodi Setiawan, mengatakan mahasiswa seharusnya menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi mengenai dampak perilaku LGBT sekaligus mendorong kegiatan positif bagi kalangan muda.

Menurutnya, fenomena LGBT berpotensi mengganggu ketahanan keluarga dan memengaruhi keberlangsungan generasi di masa depan apabila tidak mendapat perhatian serius.

“Mahasiswa dan pemuda harus menjadi pionir dalam memberikan edukasi serta mengajak generasi muda terlibat dalam aktivitas yang positif dan konstruktif,” ujar Jodi dalam keterangannya.

Senada dengan itu, Ketua Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan PP KAMMI, Muhammad Alfiansyah, menilai isu LGBT juga perlu dilihat dari aspek kesehatan dan kualitas sumber daya manusia.

Ia menyoroti risiko penyebaran infeksi menular seksual, termasuk HIV/AIDS, yang menurutnya masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat. Selain itu, Alfiansyah menekankan pentingnya pendekatan kesehatan mental yang komprehensif bagi individu yang membutuhkan pendampingan.

“Pemulihan kesehatan mental secara menyeluruh penting agar setiap individu dapat menjalani kehidupan sosial yang sehat dan produktif,” katanya.

Alfiansyah menambahkan, kesehatan fisik dan mental yang baik menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas kerja serta daya saing bangsa di masa depan.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum MUI, M Cholil Nafis, mendorong pemerintah dan legislatif menyusun regulasi yang lebih tegas terkait perilaku LGBT. Menurutnya, aturan yang jelas diperlukan sebagai bagian dari upaya perlindungan generasi muda dan penguatan nilai-nilai moral di masyarakat.

MUI juga menekankan bahwa peran keluarga tetap menjadi benteng utama dalam pencegahan melalui pendidikan agama, pembinaan moral, serta pengawasan terhadap perkembangan dan pergaulan anak di era digital. (kls)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + one =