Suarabersama.com – Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan optimisme bahwa pemadaman listrik di berbagai wilayah tidak akan kembali terjadi mulai pekan ini. Pernyataan tersebut disampaikan setelah dirinya mengikuti rapat koordinasi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT PLN, Badan Intelijen Negara (BIN), serta Kejaksaan pada Senin (22/6).
“Kita urai satu per satu sehingga insyaallah pemadaman listrik itu tidak akan terjadi lagi di minggu-minggu ini dan minggu ke depan,” ujarnya saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Jakarta Pusat, Selasa (23/6).
Dalam kesempatan tersebut, Dasco juga menyinggung kondisi global yang dinilai turut memengaruhi situasi di Indonesia, termasuk meningkatnya tensi geopolitik akibat konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Menurutnya, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus berupaya menjaga kepercayaan investor agar dampak ketidakpastian global tidak berimbas terhadap perekonomian nasional maupun memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Di negara kita ini perang baru dimulai. Perang terhadap PHK yang karena efek dari perang global kemudian merambah ke negara kita. Perang bagaimana kita kemudian sama-sama menjaga supaya kepercayaan investor luar tetap terjaga,” tuturnya.
Dasco menilai terdapat pihak-pihak yang memanfaatkan situasi global untuk membangun narasi bahwa kondisi Indonesia sedang mengalami ketidakstabilan. Padahal, menurutnya, berbagai indikator menunjukkan bahwa kondisi fiskal maupun fundamental ekonomi nasional masih berada dalam kondisi yang kuat.
“Tapi kemudian digoreng seolah-olah bahwa kita ini adalah negara yang sedang mengalami saat-saat keruntuhan, padahal tidak demikian,” tuturnya.
Karena itu, Ketua Harian Partai Gerindra tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan buruh, untuk tetap menjaga persatuan dan bekerja sama menghadapi berbagai tantangan ekonomi global.
“Saya minta kepada teman-teman buruh sekalian kita harus bersatu, kita harus kompak menjaga pemerintahan, menjaga rakyat kita bersama-sama, menjaga kekompakan buruh untuk kesejahteraan kita semuanya,” ujarnya. (*)



