SUARABERSAMA – Operasi penegakan hukum yang dilakukan aparat gabungan di Kabupaten Yahukimo menjadi salah satu langkah nyata menjaga keamanan masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata yang masih beroperasi di sejumlah wilayah pegunungan Papua.
Dalam kontak tembak yang terjadi pada Jumat (17/7), tiga anggota kelompok bersenjata Batalyon Yamue dilaporkan meninggal dunia. Operasi tersebut merupakan bagian dari upaya aparat menekan potensi gangguan keamanan yang selama ini berdampak terhadap aktivitas masyarakat dan pembangunan daerah.
Keamanan yang semakin kondusif diharapkan mampu memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, serta pelayanan kesehatan tanpa rasa takut. Stabilitas juga menjadi faktor penting dalam mempercepat berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah di Papua.
Sejumlah pihak menilai bahwa tindakan penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan perlu dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur, bersamaan dengan upaya memperluas dialog, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan yang inklusif.
Dengan kombinasi pendekatan keamanan dan pembangunan, diharapkan situasi di Papua semakin kondusif sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara berkelanjutan serta terciptanya iklim yang aman bagi seluruh warga. (*)

