Suara Bersama

Muktamar NU Gelar Voting Tertutup, Dua Opsi Pemilihan Ketum PBNU Diperebutkan

JOMBANG, suarabersama.com — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) akan menentukan mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui pemungutan suara tertutup. Keputusan voting diambil setelah Komisi Organisasi belum menemukan kesepakatan mengenai mekanisme pemilihan.

Sekretaris Steering Committee (SC) Muktamar ke-35 NU Mohammad Nuh mengatakan peserta muktamar akan memilih salah satu dari dua opsi yang telah disiapkan.

“Kalau secara mufakat tidak dapat, kita bermusyawarah dan bermufakat untuk voting,” kata Mohammad Nuh di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (29/8/2026).

Opsi pertama mempertahankan mekanisme pemilihan seperti pada muktamar sebelumnya. Dalam skema ini, calon ketua umum dapat diusulkan oleh Pengurus Wilayah NU (PWNU), Pengurus Cabang NU (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU).

Sementara opsi kedua menawarkan mekanisme pencalonan yang berbeda. Setiap cabang dapat mengajukan lebih dari satu nama. Seluruh nama kemudian dihitung berdasarkan jumlah dukungan untuk menentukan calon dengan suara terbanyak.

Calon yang memperoleh dukungan terbesar selanjutnya mendapat restu Rais Aam sebelum dipilih melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa).

Menurut Mohammad Nuh, keputusan akhir mengenai mekanisme pemilihan sepenuhnya berada di tangan muktamirin. Voting dilakukan secara tertutup untuk menjaga kerahasiaan pilihan peserta.

“Mana yang dikehendaki oleh muktamirin, itu yang akan kita ikuti,” ujarnya.

Setelah mekanisme terpilih, panitia akan mengesahkan tata tertib pemilihan sebelum melanjutkan agenda pleno berikutnya, termasuk proses tabulasi Ahwa.

Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla mengatakan pihaknya siap menerima keputusan peserta muktamar. Ia menilai kedua opsi memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih.

“Kita lihat nanti. Sekarang ada dua opsi yang ditawarkan kepada muktamirin. Mana yang dianggap baik oleh muktamirin, nanti kita ikuti,” kata Ulil.

Ulil menegaskan dirinya akan mengikuti hasil voting yang diputuskan muktamirin. (kls)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 − one =