SUARABERSAMA – Berbagai elemen masyarakat di Sulawesi Selatan menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kerukunan melalui kampanye publik anti intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme yang digelar di kawasan Car Free Day Makassar. Kegiatan tersebut menjadi simbol sinergi lintas agama dalam memperkokoh persatuan dan memperluas semangat moderasi beragama.
MUI Sulawesi Selatan bersama FKUB, DPP ICATT, serta organisasi lintas agama mengajak masyarakat menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bangsa. Melalui edukasi dan dialog terbuka, masyarakat didorong untuk membangun sikap saling menghargai, memperkuat toleransi, serta tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang berpotensi memecah persatuan.
Kegiatan yang dihadiri ribuan warga tersebut diisi dengan deklarasi damai, penyampaian pesan kebangsaan, serta kampanye publik mengenai pentingnya menjaga ruang sosial yang aman, inklusif, dan harmonis. Pendekatan kolaboratif ini dinilai efektif dalam memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup berdampingan di tengah kemajemukan.
Penguatan moderasi beragama juga dipandang sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan nasional. Dengan meningkatnya literasi masyarakat terhadap nilai toleransi dan persaudaraan, potensi munculnya paham ekstrem yang dapat mengganggu stabilitas sosial diharapkan dapat diminimalkan.
Melalui keterlibatan aktif tokoh agama, organisasi masyarakat, dan warga, gerakan toleransi ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang memperkokoh persatuan, menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.(*)



