Suara Bersama

Generasi Muda Jakbar Dibekali Ideologi Bangsa di Hari Kebangkitan Nasional

Suarabersama.com – Sebanyak 200 pelajar tingkat SMA dan SMK dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat mengikuti kegiatan peningkatan pemahaman ideologi bangsa yang digelar di Ruang MH Thamrin, Gedung B Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (19/5).

Kegiatan bertema pembangunan karakter generasi berjiwa Pancasila tahun 2026 tersebut menghadirkan narasumber Kasat Bimas Polres Jakarta Barat, Kompol Agung Nugroho, serta praktisi dan pemerhati perkembangan anak, Nyi Mas Diane Wulansari.

Dalam sambutannya, Kasuban Kesbangpol Jakarta Barat, Tumpal Hasiholan menegaskan bahwa generasi muda saat ini menghadapi tantangan besar akibat derasnya arus globalisasi, perkembangan teknologi digital, serta perubahan sosial yang sangat cepat.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat generasi muda rentan terpengaruh hal-hal negatif yang dapat menjauhkan mereka dari nilai-nilai kebangsaan sehingga perlu dibekali pemahaman ideologi bangsa yang kuat.

“Pancasila mengajarkan kita untuk menolak segala bentuk kejahatan yang merusak moral persatuan, mengedepankan solidaritas, buka kekerasan, menumbuhkan semangat kerja keras, bukan jalan pintas melalui judi atau narkoba, bijak bermedsos, menjadikan tekonologi sebagai sarana belajar dan berkarya, bukan pemicu konflik,” tandasnya.

Tumpal juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap 20 Mei.

“Sejarah kebangkitan nasional mengingatkan kita bahwa persatuan dan pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa. Kegiatan hari ini bentuk nyata kebangkitan generasi muda, bangkit dengan semangat belajar, bangkit dengan karakter yang kuat, dan bangkit dengan jiwa Pancasila,” ujarnya.

Ia berharap para pelajar Jakarta Barat dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul tidak hanya secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan moral yang kuat.

“Kita ingin anak-anak Jakarta Barat tumbuh sebagai generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan kokoh secara moral. Mereka bukan hanya penerus bangsa, tetapi juga penentu arah masa depan Indonesia,” sambungnya.

Kegiatan tersebut diikuti pelajar dari tujuh sekolah di Jakarta Barat, yakni SMK Yadika 2, SMAS 2 Kemurnian, SMA Budi Murni 2 Jakarta, SMK Muhammadiyah 4 Jakarta, SMK Islam Perti, SMK Tri Arga 2, dan SMK Bhara Trikora. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 3 =