Jakarta, suarabersama.com – Direktur Pelaksanaan Diklat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Sadono Sriharjo, menegaskan penguatan ideologi Pancasila menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Hal itu disampaikan Sadono dalam sarasehan nasional di Auditorium Yusuf Ronodipuro Radio Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Menurutnya, tantangan global dan perubahan zaman membuat penguatan nilai kebangsaan harus terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Pancasila adalah fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara. Tanpa penguatan ideologi, Indonesia Emas sulit diwujudkan,” ujar Sadono.
Ia menilai penguatan ideologi tidak cukup hanya sebatas pemahaman konsep, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari masyarakat dan penyelenggaraan negara.
Sadono juga menegaskan Pancasila memiliki peran penting sebagai perekat bangsa di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya di Indonesia.
“Pancasila menjaga Indonesia tetap utuh dan berdaulat,” katanya.
Pandangan serupa disampaikan pimpinan Pondok Pesantren Minnatul Huda, Abdul Wahid. Ia menilai nilai-nilai Pancasila sejalan dengan ajaran agama dan prinsip kemanusiaan universal.
Menurutnya, penguatan nilai kemanusiaan, keadilan, dan tanggung jawab sosial sangat penting untuk menjaga persatuan bangsa di tengah perkembangan teknologi dan dinamika sosial.
Abdul Wahid menegaskan pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan siap berperan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat.
Ia berharap sinergi antara negara, aparat, dan masyarakat dapat memperkuat karakter kebangsaan demi mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang berlandaskan moral dan persatuan. (kls)



