JAKARTA, Suarabersama – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dilantik, Agustina Arumsari, menyatakan bahwa pihak lembaga akan segera melakukan langkah penajaman atau refocusing terhadap sasaran penerima manfaat dari program unggulan pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah penataan ulang ini diambil sebagai upaya strategis guna memastikan implementasi anggaran negara dapat terserap secara optimal, efisien, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang paling membutuhkan intervensi gizi.
Dalam pernyataannya pasca-pelantikan, Agustina menjelaskan bahwa evaluasi dan pemutakhiran data penerima manfaat menjadi prioritas awal kerja jajaran pimpinan BGN yang baru. Proses refocusing ini diarahkan untuk menyaring kembali kelompok prioritas secara lebih ketat, seperti anak-anak di wilayah dengan tingkat kerawanan gizi tinggi, guna mendukung keberlanjutan program dalam jangka panjang secara terukur.
Penajaman sasaran ini juga dimaksudkan untuk meminimalisasi potensi tumpang tindih alokasi anggaran dengan program bantuan sosial lainnya yang telah berjalan di kementerian atau lembaga teknis terkait.
Oleh karena itu, BGN berkomitmen untuk memperkuat koordinasi lintas sektoral dengan kementerian terkait demi membangun basis data tunggal yang solid, transparan, dan akuntabel sebelum perluasan implementasi penuh dijalankan secara nasional.



