Jakarta, Suarabersama.com – Aparat gabungan TNI bersama tenaga medis dari RSUD Mulia serta relawan PMI Kabupaten Puncak Jaya bergerak cepat mengevakuasi warga yang menjadi korban kekerasan di Distrik Sinak, Papua Tengah. Aksi kemanusiaan ini dilakukan setelah adanya dugaan serangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang memicu kepanikan dan pengungsian warga.
Salah satu korban, NK, segera diamankan dan dibawa ke RSUD Mulia pada Rabu (15/4) untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Evakuasi dilakukan secara terkoordinasi antara aparat keamanan dan tim kemanusiaan guna memastikan keselamatan korban.
“Merespons situasi genting tersebut, personel TNI turun tangan langsung membantu evakuasi warga, termasuk para mama-mama dan anak-anak yang juga menjadi korban kekerasan, hingga mereka selamat sampai di wilayah Kabupaten Puncak Jaya,” demikian dikutip dari siaran pers Puspen TNI.
Korban NK diantar menggunakan ambulans oleh tim PMI bersama keluarga, lalu langsung mendapat penanganan medis setibanya di rumah sakit. Ia diketahui mengalami luka pada bagian kaki kanan.
Selain itu, tim gabungan juga berhasil mengevakuasi empat korban lainnya dalam kondisi selamat. Mereka terdiri dari seorang ibu berinisial AT yang mengalami luka di bagian leher dan jari, serta tiga anak-anak yang turut menjadi korban luka akibat insiden tersebut.
Seluruh korban kini tengah menjalani perawatan di RSUD Mulia dengan pendampingan keluarga serta pengawasan tenaga medis. Keterlibatan TNI dan Polri dalam proses evakuasi menunjukkan komitmen negara dalam memberikan perlindungan dan respons cepat terhadap masyarakat terdampak konflik. (*)



