TNI Kerahkan 3.545 Personel, Pemerintah Perkuat Respons Cepat Penanganan Bencana

TNI Kerahkan 3.545 Personel, Pemerintah Perkuat Respons Cepat Penanganan Bencana

Suarabersama – Pemerintah terus memperkuat langkah penanganan bencana melalui pengerahan sumber daya negara secara terpadu. Salah satunya dilakukan dengan mengerahkan 3.545 personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk membantu penanganan sejumlah bencana di berbagai wilayah Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letjen TNI Tri Budi Utomo mengatakan, personel yang dikerahkan berasal dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara. Mereka diperbantukan dalam operasi kemanusiaan untuk menghadapi sejumlah kondisi, mulai dari erupsi vulkanik, gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga kebakaran hutan dan lahan.

Selain personel, TNI juga mengoperasikan sekitar 627 unit alat utama sistem senjata (alutsista) dan berbagai sarana pendukung untuk menunjang pelaksanaan operasi di lapangan. Langkah tersebut menunjukkan kesiapan pemerintah dalam mengerahkan kekuatan negara ketika masyarakat menghadapi situasi darurat.

Tri Budi menegaskan bahwa operasi penyelamatan, pemadaman, dan distribusi bantuan terus dilakukan secara berkelanjutan. Penanganan tersebut juga dilaksanakan melalui sinergi antara TNI, BNPB, pemerintah daerah, kementerian dan lembaga terkait, serta unsur penanggulangan bencana lainnya.

“Ini merupakan bentuk kehadiran negara untuk memastikan masyarakat mendapatkan bantuan, perlindungan dan dukungan secara cepat dan tepat di tengah situasi bencana,” ujar Tri Budi dalam konferensi pers bersama BNPB dan TNI pada Selasa (8/9/2026).

Pemerintah juga menyiapkan kekuatan cadangan sebanyak 1.050 personel yang berasal dari tiga kesatuan setingkat kompi. Kesiapan tersebut didukung 31 truk, delapan ambulans, satu mobil komando, 11 kendaraan pemadam kebakaran, serta berbagai perlengkapan lainnya.

Tidak hanya itu, sejumlah perlengkapan pendukung seperti tenda, dapur lapangan, alat kesehatan, genset, perangkat komunikasi Starlink, repeater, dan drone juga disiapkan untuk menunjang operasi di wilayah terdampak.

Kesiapan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi. Kehadiran personel TNI bersama unsur pemerintah lainnya juga memperlihatkan bahwa keselamatan masyarakat menjadi salah satu prioritas utama dalam menghadapi situasi kebencanaan.

Dengan dukungan personel, peralatan, dan koordinasi lintas lembaga, pemerintah berupaya memastikan masyarakat terdampak tidak menghadapi bencana seorang diri.(*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one + 13 =