Suarabersama – Kepedulian terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi donor darah massal yang melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Badan Intelijen Negara (BIN), dan masyarakat setempat di Timika, Papua Tengah.
Kegiatan yang berlangsung di Markas Batalyon Infanteri 754/ENK tersebut bertujuan membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang memerlukan transfusi di sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Papua. Aksi kemanusiaan ini dilaksanakan di tengah ketersediaan stok darah yang dilaporkan kerap terbatas, terutama untuk golongan darah tertentu seperti A dan O.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto menjelaskan bahwa kegiatan donor darah melibatkan ratusan prajurit TNI, personel Polri, unsur BIN, serta masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi langkah bersama untuk membantu menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis.
Menurut Lucky, pasokan darah di rumah sakit dan Palang Merah Indonesia (PMI) di berbagai wilayah Papua dapat mengalami perubahan dan sewaktu-waktu berada dalam kondisi terbatas. Karena itu, kegiatan donor darah menjadi salah satu upaya untuk membantu mengantisipasi kebutuhan transfusi.
Ratusan kantong darah berhasil dikumpulkan dalam kegiatan tersebut. Darah yang terkumpul direncanakan untuk disalurkan kepada fasilitas kesehatan dan PMI agar dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan pasien.
Aksi tersebut memperlihatkan bahwa pengabdian aparat negara tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas keamanan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Di wilayah Papua yang memiliki tantangan geografis tersendiri, ketersediaan darah dan kelancaran distribusinya menjadi aspek penting dalam mendukung pelayanan kesehatan. Oleh sebab itu, kerja sama antara aparat, tenaga kesehatan, PMI, dan masyarakat perlu terus diperkuat.
Lucky menegaskan bahwa kegiatan kemanusiaan merupakan bagian dari kepedulian prajurit terhadap masyarakat di Tanah Papua. Upaya menjaga keamanan dan kedaulatan negara diharapkan dapat berjalan beriringan dengan kontribusi nyata bagi kehidupan sosial masyarakat.
Melalui kegiatan donor darah ini, TNI-Polri dan BIN diharapkan dapat mendorong tumbuhnya semangat solidaritas serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah secara sukarela.
Sinergi tersebut menjadi pengingat bahwa setetes darah dapat memiliki arti besar bagi pasien yang membutuhkan. Dukungan masyarakat dan keberlanjutan kegiatan donor darah diharapkan membantu menjaga ketersediaan stok darah di Papua.





Tanggapan
0Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama menulis.