SUARABERSAMA – Penguatan karakter generasi muda menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga stabilitas sosial di kawasan perbatasan. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi moderasi beragama yang dilaksanakan bagi pelajar di Kecamatan Nunukan Selatan.
Program yang diinisiasi GAGAH tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya hidup berdampingan dalam keberagaman serta membangun sikap toleran sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta diajak memahami bahwa moderasi beragama merupakan pendekatan yang mengedepankan keseimbangan, penghormatan terhadap perbedaan, serta penolakan terhadap tindakan kekerasan dan ekstremisme.
Materi yang diberikan juga menekankan pentingnya kemampuan menyaring informasi di media digital agar pelajar tidak mudah terpengaruh narasi provokatif maupun paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.
Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dikemas melalui penyampaian materi dan dialog interaktif. Diharapkan pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Melalui edukasi yang berkelanjutan, diharapkan lahir generasi muda di wilayah perbatasan yang memiliki karakter kuat, menjunjung tinggi toleransi, serta mampu menjadi benteng terhadap penyebaran paham ekstremisme.(*)

