Suarabersama – Semangat menghidupkan nilai-nilai Pancasila terus didorong melalui keterlibatan masyarakat di tingkat kampung. Pemerintah Kota Surabaya menggelar Lomba Kampung Pancasila 2026 yang melibatkan sebanyak 1.360 RW di berbagai wilayah Kota Surabaya.
Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat turut mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, Kampung Pancasila dapat menjadi momentum untuk menerjemahkan nilai-nilai Pancasila melalui tindakan nyata, termasuk kepedulian terhadap lingkungan.
Jumhur mendorong masyarakat membangun lingkungan yang bersih, sehat, hijau dan berkelanjutan. Upaya tersebut dapat dimulai dari rumah melalui kebiasaan memilah sampah, mengurangi penggunaan barang sekali pakai serta memanfaatkan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna.
Di sisi lain, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menekankan pentingnya gotong royong sebagai kekuatan masyarakat dalam membangun wilayah. Menurutnya, kemajuan kota tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada keterlibatan warga, RT, RW dan LPMK.
Lomba Kampung Pancasila 2026 memiliki sejumlah indikator penilaian, mulai dari penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan usaha lokal, pemeliharaan toleransi serta keharmonisan antarwarga, hingga kepedulian terhadap lingkungan.
Pengelolaan sampah secara mandiri, penghijauan, penataan kawasan yang bersih dan sehat serta kemampuan warga menyelesaikan persoalan secara bersama juga menjadi bagian dari penilaian.
Pemkot Surabaya juga menempatkan perangkat daerah sebagai pendamping di masing-masing wilayah. Pendampingan tersebut diarahkan agar aparatur tidak sekadar memberikan instruksi, tetapi ikut memberikan contoh dan membantu masyarakat menjalankan program di tingkat kampung.
Keterlibatan ribuan RW dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan Pancasila dapat dilakukan melalui aktivitas sehari-hari. Nilai gotong royong, kepedulian sosial, toleransi dan menjaga lingkungan menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.(*)

