Suara Bersama

Kampung Holtekamp Ikut Penilaian Kampung Pancasila di Perbatasan Papua

JAYAPURA, suarabersama.com — Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, mengikuti penilaian Kampung Pancasila yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Lokasinya yang berada dekat perbatasan Indonesia-Papua Nugini membuat program tersebut dinilai memiliki arti strategis dalam memperkuat nilai kebangsaan.

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo mengapresiasi keterlibatan Kampung Holtekamp dalam penilaian yang dilaksanakan TNI. Menurutnya, program tersebut dapat mendorong masyarakat semakin menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Atas nama Pemerintah Kota Jayapura, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pihak TNI,” kata Abisai, Kamis (20/8/2026).

Ia berharap tidak hanya Holtekamp yang mendapat kesempatan mengikuti program tersebut. Kampung dan kelurahan lain di Kota Jayapura juga diharapkan dapat terlibat sehingga semangat kebangsaan semakin luas.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan Kampung Pancasila merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD. Program ini diarahkan untuk mendorong gotong royong, toleransi, persatuan, kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam konteks Papua, menurut Febriel, nilai-nilai tersebut penting karena masyarakat hidup dalam keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat.

Penilaian Kampung Pancasila tidak hanya melihat aspek kehidupan sosial. Beberapa bidang yang menjadi perhatian meliputi ketahanan pangan, pengembangan UMKM, pembinaan Wanra, aktivitas Karang Taruna, serta pemanfaatan media sosial.

Pada sektor ketahanan pangan, masyarakat didorong memanfaatkan potensi lokal melalui pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kegiatan produktif lainnya. Sementara pembinaan UMKM diarahkan untuk membuka sumber pendapatan yang berkelanjutan.

Pembinaan generasi muda juga menjadi bagian penting melalui Karang Taruna. Kelompok kepemudaan tersebut diharapkan mampu menjadi wadah bagi anak muda untuk berkembang secara produktif dan memiliki kepedulian sosial.

Ketua Tim Penilaian Kampung Pancasila Brigjen TNI Boemi Ario Bimo mengatakan program tersebut juga dapat menjadi sarana pembelajaran mengenai nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, khususnya bagi generasi muda Papua.

Ia berharap Holtekamp dapat menjadi contoh bagi kampung lain di Kota Jayapura maupun Papua dalam mengembangkan kehidupan masyarakat yang berlandaskan persatuan dan nilai-nilai Pancasila.

Pangdam menegaskan program Kampung Pancasila tidak seharusnya berhenti setelah proses penilaian selesai. Nilai yang dibangun melalui program tersebut diharapkan terus menjadi bagian dari budaya kehidupan masyarakat sehari-hari. (kls)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 + sixteen =