Suara Bersama

Muktamar Al Washliyah Jadi Momentum Penguatan Kebangsaan dan Pemberdayaan Umat

Suarabersama – Pelaksanaan Muktamar XXIII Al Jam’iyatul Washliyah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen kebangsaan, moderasi beragama, dan pemberdayaan umat di Indonesia.

Menteri Agama Republik Indonesia yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai Al Washliyah telah memberikan kontribusi nyata dalam membina masyarakat melalui pendidikan Islam dan dakwah yang membawa pesan kesejukan serta persatuan.

“Al Washliyah memiliki peran strategis dalam menjaga semangat persatuan dan kebangsaan. Organisasi ini telah menunjukkan komitmen kuat untuk menjadi jembatan pemersatu umat dan menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat,” kata Menteri Agama.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama mengajak seluruh kader Al Washliyah untuk terus mengembangkan dakwah yang inklusif, toleran, dan penuh kasih sayang. Pendekatan ini dinilai sangat relevan dalam menjaga kerukunan masyarakat di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Menteri Agama juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan Islam melalui pemanfaatan teknologi digital. Menurutnya, lembaga pendidikan Al Washliyah memiliki peran besar dalam menyiapkan generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, dan mampu bersaing di era global.

Selain aspek pendidikan, Muktamar XXIII Al Washliyah diharapkan dapat melahirkan program-program yang mendukung kemandirian ekonomi umat, khususnya melalui pengelolaan zakat dan wakaf secara profesional dan modern. Langkah ini diyakini dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.

Menteri Agama berharap proses Muktamar berjalan dengan tertib, demokratis, dan penuh semangat ukhuwah, serta menghasilkan kepengurusan baru yang amanah dan visioner untuk membawa kemajuan bagi organisasi dan manfaat bagi umat.(*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight − two =