Suara Bersama

HKTI Klaim Stok Beras Melimpah, Nilai Indonesia Kian Dekati Swasembada

Jakarta, suarabersama.com – Ketua Harian Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Bachtiar Utomo menegaskan kondisi stok beras nasional saat ini menunjukkan arah swasembada pangan semakin kuat. Pernyataan itu disampaikan menanggapi berbagai kritik yang meragukan capaian sektor pangan nasional, termasuk kritik dari Feri Amsari.

Menurut Bachtiar, kondisi riil di lapangan justru memperlihatkan cadangan beras pemerintah berada dalam posisi aman dan melimpah. Ia menyebut kunjungan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono ke sejumlah gudang Bulog menjadi bukti nyata kuatnya stok pangan nasional.

“Pemerintah tidak bekerja berdasarkan asumsi. Fakta di lapangan menunjukkan cadangan beras pemerintah dalam kondisi sangat kuat,” kata Bachtiar di Jakarta, Minggu (19/4/2026).

Ia menjelaskan, gudang-gudang penyimpanan beras saat ini terisi optimal dengan distribusi yang tetap terpantau. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu capaian stok beras terbesar dalam sejarah cadangan pangan nasional.

Selain stok yang meningkat, Bachtiar juga menyoroti kenaikan produksi beras nasional dalam setahun terakhir. Peningkatan itu disebut dipengaruhi perluasan area tanam, perbaikan irigasi, hingga kebijakan pemerintah yang dinilai lebih berpihak kepada petani.

“Produksi meningkat nyata, panen bertambah, dan petani merasakan langsung dampaknya,” ujarnya.

Bachtiar menilai kombinasi antara cadangan beras yang kuat dan produksi yang terus meningkat menjadi indikator bahwa Indonesia berada di jalur yang tepat menuju swasembada beras.

Ia juga menanggapi kritik yang menyebut capaian swasembada hanya sebatas klaim. Menurutnya, pernyataan yang tidak berbasis kondisi lapangan justru dapat memicu keresahan di kalangan petani.

“Petani yang merasakan langsung hasil produksi tentu lebih memahami kondisi sebenarnya. Karena itu, fakta di lapangan harus menjadi rujukan utama,” katanya.

HKTI, lanjut Bachtiar, akan terus mendukung langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta menjaga momentum peningkatan produksi pertanian. “Faktanya stok kuat, panen meningkat, dan arah swasembada semakin nyata,” pungkasnya. (kls)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen + 2 =