Suara Bersama

Dubes Palestina Apresiasi Peran Indonesia di Board of Peace Dukung Perdamaian

Jakarta, Suarabersama.com – Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, menerima kunjungan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari. Dalam pertemuan tersebut ditegaskan kembali komitmen Indonesia untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Pertemuan antara kedua pihak berlangsung di Gedung Nusantara III, Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026. Diskusi tersebut membahas hubungan Indonesia dan Palestina yang selama ini terjalin atas dasar sejarah panjang, solidaritas, serta nilai-nilai kemanusiaan.

Menurut Syahrul, komitmen Indonesia terhadap Palestina diwujudkan melalui berbagai jalur, mulai dari diplomasi parlemen, solidaritas masyarakat, hingga kerja sama kemanusiaan.

“Indonesia tetap dan selalu berada di sisi rakyat Palestina sampai merdeka,” kata Syahrul dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

Legislator dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan bahwa Indonesia akan terus bersama Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan, keadilan, serta perdamaian yang berkelanjutan.

“Apa pun dinamika yang terjadi saat ini, kemerdekaan Negara Palestina adalah harga mati bagi Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Dubes Palestina Abdalfatah A.K. Alsattari menyampaikan bahwa Palestina sangat menghargai sikap konsisten Indonesia dan meyakini bahwa keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) dapat memberikan kontribusi penting dalam mendukung kemerdekaan Palestina.

Menurut Abdalfatah, peran strategis BKSAP DPR RI dalam melakukan lobi diplomatik pada berbagai forum parlemen dunia, baik tingkat internasional maupun regional, serta diplomasi bilateral ke berbagai negara menjadi alasan penting bagi pihaknya untuk melakukan kunjungan ke lembaga tersebut.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada parlemen Indonesia yang selama ini konsisten dan vokal dalam memperjuangkan kedaulatan Palestina di berbagai forum internasional.

Selain itu, diskusi dalam pertemuan tersebut turut menyinggung peran generasi muda dalam perjuangan kemerdekaan. Abdalfatah menilai pemuda Palestina dapat belajar dari pengalaman pemuda Indonesia dalam momentum Sumpah Pemuda 1928, yakni semangat persatuan untuk meraih kemerdekaan. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve + fifteen =