Suara Bersama

Respons Aspirasi Mahasiswa, Pemerintah Perkuat Langkah Stabilkan Rupiah

Suarabersama.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menanggapi aspirasi yang disampaikan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Jawa Tengah terkait kondisi nilai tukar rupiah. Pemerintah, menurutnya, menerima berbagai masukan dari masyarakat sebagai bagian dari proses demokrasi dan upaya bersama dalam menghadapi tantangan ekonomi nasional.

Prasetyo menjelaskan pemerintah saat ini terus bekerja secara intensif untuk menangani berbagai persoalan ekonomi yang berkembang, termasuk menjaga stabilitas nilai tukar dan memperkuat kepercayaan pelaku usaha terhadap perekonomian nasional.

“Beberapa hari ini kan saudara saksikan bahwa kita juga betul-betul bekerja sama dan bekerja sangat keras untuk mengatasi masalah-masalah perekonomian kita,” kata Prasetyo kepada wartawan, Senin (8/6).

Ia menambahkan bahwa kondisi ekonomi nasional dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik domestik maupun global. Oleh karena itu, pemerintah terus memperkuat koordinasi antarinstansi guna memastikan setiap kebijakan dapat berjalan secara efektif dan saling mendukung.

Menurut Prasetyo, sinergi yang kuat antara pemerintah, otoritas moneter, dan para pemangku kepentingan menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Dengan koordinasi yang erat, dengan koordinasi yang intens, dengan kebijakan yang saling memperkuat satu sama lain, juga yang hari ini memberi kepastian juga kepada para pelaku usaha, kami yakin kita akan dapat mengatasi permasalahan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prasetyo menegaskan bahwa upaya memperbaiki kondisi ekonomi memerlukan proses dan tidak selalu dapat diwujudkan dalam jangka waktu tertentu. Namun demikian, pemerintah memahami semangat yang ingin disampaikan mahasiswa, yaitu mendorong seluruh pihak untuk bekerja lebih keras dalam memperkuat perekonomian nasional.

“Mohon maaf ya, apa namanya tidak semua atau tidak segala sesuatu itu bisa apa namanya dicapai dengan sebuah tenggat waktu yang, yang sudah ditetapkan. Tapi yakinlah bahwa yang dimaksud juga oleh adik-adik ini kan adalah apa namanya, semangatnya itu. Semangatnya untuk kita semua bagaimana untuk memang bekerja keras terutama di sektor ekonomi,” katanya.

Sebelumnya, mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI Jawa Tengah menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi di depan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah. Dalam aksi tersebut, mereka mendorong pemerintah untuk memperkuat nilai tukar rupiah dan meningkatkan ketahanan ekonomi nasional.

Pemerintah menilai aspirasi masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa, merupakan bagian penting dalam proses pembangunan bangsa. Oleh karena itu, berbagai masukan akan terus menjadi perhatian dalam upaya memperkuat stabilitas ekonomi, menjaga iklim investasi, dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan koordinasi yang semakin kuat antara pemerintah dan berbagai lembaga terkait, optimisme terhadap perbaikan kondisi ekonomi nasional terus dijaga guna menghadapi dinamika ekonomi global yang berkembang. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 + two =