Suara Bersama

Menteri HAM Ajak Semua Pihak Duduk Bersama Wujudkan Damai di Papua

Jakarta, suarabersama.com – Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mengajak seluruh pihak untuk menghentikan konflik dan mencari solusi bersama demi menciptakan perdamaian di Papua. Seruan itu disampaikan menyusul insiden kekerasan yang menewaskan warga sipil di Papua Tengah.

Pigai menekankan pentingnya dialog terbuka yang melibatkan semua unsur, mulai dari aparat keamanan, kelompok bersenjata, hingga masyarakat sipil. Menurutnya, upaya damai tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama.

Insiden Sipil Jadi Sorotan

Pernyataan tersebut merespons peristiwa baku tembak antara aparat dan Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat di wilayah Kabupaten Puncak. Dalam kejadian itu, sebanyak 22 warga sipil terdampak, dengan 15 orang dilaporkan meninggal dunia dan tujuh lainnya mengalami luka-luka.

Korban luka, termasuk anak-anak, kini masih menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan. Pemerintah juga masih mendalami informasi terkait kemungkinan adanya korban anak yang meninggal.

Dorong Keputusan Politik Komprehensif

Pigai menilai penyelesaian konflik Papua membutuhkan langkah besar yang melibatkan eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Ia mendorong adanya keputusan politik yang menyeluruh untuk menghentikan kekerasan yang terus berulang.

Ia juga mengingatkan agar tidak saling menyalahkan antar pihak. Menurutnya, pendekatan kolaboratif jauh lebih penting untuk menemukan akar masalah dan solusi jangka panjang.

Pemerintah Telusuri Kasus

Kementerian HAM menyatakan akan turun langsung menelusuri penyebab insiden tersebut serta mendorong pihak yang terlibat untuk bertanggung jawab. Upaya ini diharapkan dapat mengungkap fakta secara terang dan memastikan penegakan hukum berjalan adil.

Pigai berharap, langkah-langkah tersebut bisa menjadi titik awal untuk meredakan konflik dan membuka jalan menuju Papua yang lebih aman dan damai. (kls)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + 15 =