Suara Bersama

CAMAT LOANO HADIRI SOSIALISASI PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK DARI RADIKALISME DAN TERORISME

Jakarta,Suarabersama.com – Camat Loano, Vivin Suryandari Feriyani, S.STP., M.M., menghadiri kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak dari Radikalisme dan Terorisme yang diselenggarakan oleh Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) DPPPAPMD Kabupaten Purworejo pada Rabu, 17 Juni 2026, bertempat di Ruang Arahiwang Kompleks Setda Kabupaten Purworejo.

Kegiatan ini diikuti oleh unsur Forkopimcam se-Kabupaten Purworejo, TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Purworejo, Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026, Kepala DPPPAPMD Kabupaten Purworejo, Ketua dan anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purworejo, pengawas SD dan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, kepala desa perwakilan dari 16 kecamatan, Forum Anak Kabupaten Purworejo, Forum Anak Kecamatan se-Kabupaten Purworejo, serta berbagai unsur terkait lainnya.

Acara diawali dengan laporan penyelenggara oleh Kepala DPPPAPMD Kabupaten Purworejo, Laksana Sakti, A.P., M.Si., yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas kehadirannya dalam kegiatan tersebut. Ia berharap melalui sosialisasi ini seluruh peserta dapat meningkatkan pemahaman terkait deteksi dini terhadap ciri-ciri radikalisme dan terorisme yang dapat muncul di tengah masyarakat.

Kegiatan kemudian dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Purworejo, Ahmat Jainudin, S.IP., M.M., yang sekaligus menyampaikan materi pertama. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya peran keluarga, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mencegah berkembangnya paham radikal serta berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Beliau menyampaikan bahwa seluruh peserta diharapkan mampu membekali diri dengan pengetahuan untuk mendeteksi secara dini penyebaran paham radikal dan ancaman kekerasan. Selain itu, keluarga di Kabupaten Purworejo diharapkan dapat menjadi lingkungan yang harmonis, suportif, dan tangguh terhadap berbagai ancaman ideologi menyimpang.

“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin peduli dan berani melaporkan indikasi kekerasan maupun aktivitas mencurigakan kepada pihak yang berwenang sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Purworejo Layak Anak,” ungkapnya.

Materi kedua disampaikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Purworejo, Puguh Trihatmoko, S.H., M.H. Dalam paparannya dijelaskan bahwa radikalisme muncul akibat kombinasi berbagai faktor sosial, ekonomi, politik, dan pemahaman ideologi yang keliru.

Menurutnya, kesenjangan sosial, ketidakadilan hukum, pemahaman doktrin agama yang dangkal atau kaku, serta pengaruh globalisasi dan ideologi dari luar merupakan beberapa faktor yang dapat memicu berkembangnya paham radikal di masyarakat.

Sementara itu, materi terakhir disampaikan oleh Kanit Idik IV PPA Satreskrim Polres Purworejo, IPDA Sugeng Waluyo, S.Pd.I., S.H. yang menjelaskan mengenai penyebab munculnya terorisme dan dampaknya terhadap kehidupan sosial masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa terorisme merupakan fenomena yang kompleks dan tidak disebabkan oleh satu faktor tunggal. Faktor ekonomi, ketidakadilan politik, pemahaman ideologi yang keliru, hingga kondisi psikologis individu menjadi bagian dari faktor yang dapat memengaruhi munculnya tindakan terorisme.

 

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh peserta dapat menjadi agen edukasi dan pencegahan di lingkungan masing-masing serta turut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan bebas dari paham radikal maupun tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × four =