Suara Bersama

Kapolda Papua Tengah Pastikan Kasus Dogiyai Diproses Tanpa Pandang Bulu

Nabire, suarabersama.com – Kapolda Papua Tengah Jermias Rontini menegaskan penanganan kasus kekerasan di Kabupaten Dogiyai dilakukan secara transparan dan tanpa tebang pilih.

Ia memastikan proses hukum akan berlaku bagi semua pihak, baik masyarakat sipil maupun aparat yang terbukti melanggar. “Tidak ada toleransi. Semua akan diproses hingga ke pengadilan,” ujarnya dalam pertemuan bersama pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.

Kapolda menjelaskan, kehadiran aparat saat ini difokuskan untuk memulihkan situasi keamanan pasca insiden yang menimbulkan korban. Ia juga menegaskan tidak ada perintah penembakan terhadap warga sipil, serta mengingatkan setiap tindakan anggota Polri harus terukur.

Sebagai bentuk keterbukaan, Polda Papua Tengah membuka ruang dialog dan berkomitmen menyampaikan perkembangan penanganan kasus kepada publik. Kapolda juga menyampaikan permohonan maaf jika terdapat tindakan anggota yang menimbulkan ketidaknyamanan di masyarakat.

Untuk mempercepat penanganan perkara, AKBP Denis A. Putra ditunjuk sebagai pelaksana tugas Kapolres Dogiyai dengan target penyelesaian dalam enam bulan, didukung oleh Mabes Polri.

Selain penegakan hukum, Kapolda turut menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan, guna mendukung stabilitas jangka panjang di wilayah tersebut.

Sementara itu, Bupati Dogiyai Yudas Tebai meminta seluruh pihak mengedepankan transparansi, terutama jika kasus melibatkan aparat. Ia juga mengajak masyarakat menjaga situasi tetap kondusif dan menghindari tindakan anarkis.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan terus berkoordinasi untuk memastikan kondisi di Dogiyai kembali aman dan stabil. (kls)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five + three =