Suara Bersama

Istana: Belum Ada Rencana Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL Lebanon

Jakarta, suarabersama.com – Pemerintah memastikan belum ada keputusan untuk menarik pasukan TNI dari misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), meski insiden yang menewaskan prajurit Indonesia baru-baru ini menjadi perhatian serius.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan, pemerintah masih fokus melakukan koordinasi lintas lembaga menyusul kejadian tersebut.

“Belum sampai pada keputusan penarikan. Saat ini pemerintah masih berkoordinasi dan memantau situasi,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Meski belum ada rencana penarikan, pemerintah memastikan akan mengevaluasi keikutsertaan pasukan Indonesia dalam misi perdamaian tersebut. Evaluasi ini mencakup berbagai perkembangan di lapangan, termasuk laporan dari Kementerian Luar Negeri dan perwakilan Indonesia di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan penyesuaian penugasan.

Di sisi lain, pemerintah juga mengaku belum menerima laporan resmi hasil investigasi PBB terkait insiden yang menewaskan tiga prajurit TNI di Lebanon.

Diketahui, tiga personel TNI yang tergabung dalam UNIFIL gugur dalam dua insiden berbeda di wilayah Lebanon selatan. Selain korban jiwa, sejumlah prajurit lainnya juga dilaporkan mengalami luka-luka akibat serangan yang terjadi di tengah konflik kawasan tersebut.

Pemerintah menegaskan akan terus memantau situasi serta memastikan keselamatan personel yang masih bertugas, sembari menunggu hasil investigasi internasional sebelum mengambil keputusan strategis lebih lanjut. (kls)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − one =