Jakarta, Suarabersama.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan atau MBZ menyepakati penguatan hubungan bilateral sekaligus peningkatan kerja sama investasi kedua negara. Kesepakatan tersebut tercapai dalam pertemuan yang berlangsung hangat di Qasr Al Bahr, Abu Dhabi, Kamis (26/02/2026).
Dalam suasana akrab dan penuh persahabatan, kedua pemimpin membahas langkah-langkah konkret untuk memperdalam kemitraan strategis Indonesia dan PEA, terutama di sektor ekonomi dan investasi. Presiden MBZ secara langsung menyampaikan komitmen negaranya untuk menambah investasi di Indonesia.
“Pertemuan membahas kerja sama peningkatan investasi. Bilateral ditingkatkan. UAE ingin meningkatkan investasinya di Indonesia,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan.
Penguatan kolaborasi ini menegaskan eratnya hubungan bilateral yang selama ini terjalin saling menguntungkan. Indonesia dinilai sebagai mitra strategis utama PEA di kawasan Asia Tenggara, khususnya dalam pengembangan sektor energi, infrastruktur, serta ekonomi masa depan.
Presiden Prabowo menyambut positif komitmen peningkatan investasi tersebut dan menegaskan kesiapan Indonesia untuk terus menciptakan iklim investasi yang kondusif, stabil, dan berkelanjutan. Pemerintah juga membuka peluang kolaborasi lebih luas bagi investor PEA di berbagai sektor prioritas nasional.
Pertemuan ini sekaligus memperkuat arah hubungan Indonesia–PEA menuju kemitraan strategis yang semakin komprehensif dan berorientasi jangka panjang.
Momen tersebut semakin istimewa karena berlangsung pada tahun peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan PEA di 2026. Setengah abad kerja sama kedua negara kini memasuki babak baru dengan fokus pada investasi, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan masa depan bersama. (*)



